Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Antisipasi DB, Rowosari Gencar PSN

Ketua TP PKK Kota Semarang Kris Septiana. HARSEM/WARA MERDEKAWATI

ROWOSARI
-Mengantisipasi wabah Demam Berdarah (DB) Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang mulai gencar melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

      Bekerjasama dengan puskesmas setempat dan mahasiswa KKN dari USM, Rowosari melakukan pengecekan jentik nyamuk di tiap rumah warga.

     Lurah Rowosari Winarto mengatakan, menindaklanjuti informasi bahwa Kecamatan Tembalang jumlah penderitanya tinggi, maka PSN gencar dilakukan. “PSN memang sudah rutin dilakukan, tetapi digiatkan kembali. Karena menurut data, Kecamatan Tembalang tinggi,” katanya.

     Dikatakan, PSN dilakukan di wilayah RW 02, sebab, menurut data dari Puskesmas di wilayah tersebut pernah ada kasus DB. “PSN berkala dilakukan oleh Forum Kesehatan Kelurahan (FKK),” lanjutnya.

     Winarto menuturkan, kegiatan PSN tidak hanya dilakukan di tempat penampungan air seperti bak kamar mandi saja, tetapi di berbagai tempat yang dapat menampung air. Di antaranya, tempat penampungan air di dispenser, dan talang air.

     “Tetapi warga di sini masih lebih suka kalau difogging, padahal fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja. Sedangkan PSN dapat memutus rantai perkembangan jentik nyamuk. Kami tetap mengimbau warga untuk melaksanakan PSN dengan 3 M, yakni Menguras, Mengubur, dan Menimbun,” jelasnya.

     Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Semarang Kris Septiana Hendi mengatakan, anggota PKK pun berperan dalam hal mengantisipasi demam berdarah, salah satunya dengan adanya kader jumantik (juru pemeriksa jentik). Jumantik memang kegiatannya untuk mengecek jentik nyamuk di wilayah.

     Dijelaskan, untuk memotivasi warga, PKK pun memiliki cara untuk syok terapi agar warga mau melakukan 3 M. “Yakni dengan pemasangan papan jentik nyamuk di semua RW. Di papan tersebut, dituliskan data hasil dari pengecekan jumantik. Kalau ada rumah warga yang ada jentiknya ya ditulis,” jelasnya.

     Tia mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi di tiga kecamatan. Di antaranya kecamatan Candisari, Tembalang dan Genuk.
     “PSN memang lebih efektif untuk mengurangi penderita DB, kalau fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja,” katanya. (wam/njs)
 
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]