Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

*Koordinasi Lintas SKPD Jelang Lebarang Pemkot Akan Gelar Pasar Murah 2 Hari

AKTIVITAS pemudik diperkirakan akan luar biasa dan akan mencapai puncaknya pada tanggal 3 dan 4 Agustus serta H-1 Lebaran. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik jelang Lebaran, Pemkot Semarang menggelar rapat koordinasi lintas SKPD yang diikuti oleh Muspida.

Rapat Koordinasi Kesiapan Jelang Lebaran dipimpin langsung oleh Plt Walikota, Selasa (23/7) di Ruang Rapat Walikota. “Rakor ini dilaksanakan sebagai wadah koordinasi mengenai sejumlah hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan jelang Lebaran 1434 H.” ungkap Plt Walikota.
         
 Beberapa poin penting disampaikan Plt Walikota untuk selanjutnya menjadi fokus bersama antara jajaran Muspida dan SKPD Kota Semarang. Salah satunya terkait kenaikan harga sembako yang sangat dirasakan oleh masyarakat. Selain dipicu permintaan jelang Lebaran, kenaikan harga sembako juga sebagai dampak dari kenaikan BBM.

“Berdasar checking di lapangan, sejumlah harga memang telah mengalami kecenderungan turun meski belum stabil. Namun sebagai upaya meringankan beban masyarakat, kami mengimbau kepada BUMN, BUMD dan pihak swasta untuk lebih menggiatkan kegiatan pasar murah, bazaar, dan lain sebagainya,” imbau Plt Walikota.

Pemkot sendiri bersama jajaran BUMN, BUMD dan swasta akan menggelar pasar murah di halaman Balaikota selama dua hari berturut-turut mulai Senin (29/7) hingga Selasa (30/7). Ditargetkan 5.000 paket sembako dapat didistribusikan dalam pasar murah. Masyarakat dapat membeli sembako seharga Rp 50 ribu dari harga normal pasaran Rp100 ribu.

Terkait kebutuhan bahan makanan dan minuman jelang Lebaran, Plt Walikota juga menginstruksikan kepada Disperindag Kota Semarang bersama dengan BPOM untuk melakukan sidak di pasar, swalayan, dan supermarket mengenai bahan makanan minuman yang sudah kadaluarsa serta mengandung bahan berbahaya.
Selain itu, perhatian Plt Walikota juga difokuskan pada permasalahan pendistribusian Tunjangan Hari Raya (THR). “Sebagaimana instruksi pemerintah pusat, THR sudah harus dibagikan pada H-7. Sebagai langkah antisipasi, kepada Disnakertrans untuk dapat berkoordinasi, melakukan tinjauan lapangan serta membuka posko aduan THR,” ungkap Plt Walikota yang akrab disapa Hendi ini.

Terkait perbaikan infrastruktur jalan, lampu jalan, marka jalan, kebersihan lingkungan, posko keamanan, posko kesehatan bagi pemudik serta kebersihan lingkungan Kota Semarang juga menjadi perhatian. Ini semua untuk memberikan keamanan dan kenyamanan baik bagi para pemudik maupun warga Kota Semarang sendiri.

“Kita semua harus meningkatkan kesadaran akan keamanan lingkungan. Warga Semarang yang akan mudik dan meninggalkan rumah supaya dapat memastikan keamanan alat-alat elektronik, listrik, kompor, serta meningkatkan keamanan jaga di lingkungan masing-masing. Saya berharap keamanan, kenyamanan dapat terus terjaga di saat sebagian besar warga berkumpul dan bersilaturahim pada Hari Raya Idul Fitri ini,” tandasnya. (lif/sae)              

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]