Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Pasangan Kekasih Coba Bunuh Diri di Tempat Karaoke

Korban yang nekat bunuh diri saat dirawat di rumah sakit Dokter Asmir, kemarin. Harsem/Heru Santoso
SALATIGA –Vivi Candra Ningrum (21) warga Dukuh Sukosari, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Salatiga yang juga pemandu karaoke dan Mujadin (28) warga Desa Jetis, Kecamatan Teras, Boyolali yang juga pacar Vivi, mencoba bunuh diri dengan menggores menggunakan urat nadi tangan dan lehernya menggunakan pecahan botol. Peristiwa ini
dilakukan di Room ‘Arsenal’ Kafe dan Karaoke Zensho di komplek Atrium Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Sabtu (20/7).

Beruntung, keduanya dapat diselamatkan jiwanya setelah mendapatkan pertolongan warga dan karyawan Zensho untuk segera dilarikan ke RS Dokter Asmir
Salatiga. Hingga kini, keduanya masih menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Keterangan yang dihimpun Harsem dari lokasi kejadian menyebutkan, kejadian berawal pukul 12.00 WIB, saat Mujadin dan  Vivi datang ke Zensho. Vivi yang merupakan pemandu karaoke CafĂ© ‘Rejo’ di komplek lokalisasi Sembir menemani Mujadin yang telah memesan
room sebelumnya. Sesaat kemudian, dua rekan Vivi tiba di Zensho dan bergabung dalam satu room. Keduanya Hersa dan Samsul, namun meerka hanya sebentar berada di ruangan, untuk kemudian pergi. Sebelum maghrib, baik Mujadin dan Vivi yang sudah dalam keadaan mabuk akibat menenggak minuman keras, terlibat cekcok.

“Karena kalut, Vivi nampaknya mencoba bunuh diri dengan menyayat urat nadinya menggunakan pecahan botol miras. Mujadin berusaha mencega namun Vivi tetap nekat. Akhirnya Mujadin ikut-ikutan menyayat urat nadinya dan mencoba bunuh diri. Ucapan Mujadin kepada Vivi, ‘Lebih baik saya saja yang bunuh diri
daripada kamu yang bunuh diri’, ” jelas Jumadi Soekarno, penanggungjawab Zensho, kemarin.
Suasana Zensho saat itu pun tegang. Begitu mendapat laporan, sejumlah petugas berwenang langsung mendatangi lokasi kejadian. Mujadin dan Vivi akhirnya dilarikan ke RS Dokter Asmir Salatiga. Beruntung, nyawa
keguanya berhasil diselamatkan.

Kapolres Salatiga AKBP Dwi Tunggal Jaladri mengatakan, dari hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, diketahui jika motif utama dugaan bunuh diri itu karena masalah asmara. “Keduanya nekat bunuh diri karena cemburu. Kini kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujar Dwi Tunggal. (hes/yul)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]