Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Sepi Pembeli, Banyak Warung JLS Tutup

Sebagian warung makan di sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga tutup karena sepi pembeli.
HARSEM/MOCH KUNDORI-SM NETWORK
SALATIGA-Sejumlah pedagang makanan di sepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) mengaku sepi pembeli. Harapan mengais banyak rejeki di jalan baru tersebut belum menjadi kenyataan lantaran pengguna jalan jarang singgah.

Di sepanjang jalan terdapat puluhan pedagang dalam bentuk warung makan mulai dari warung kopi hingga makanan berat lainnya. Namun belakangan sebagian pedagang tersebut menutup usahannya karena sepi pembeli. 

Salah satu pedagang yang kini masih  tetap bertahan adalah, Priyanto (55), warga Kebun Bawang Kelurahan Kebundowo, Kecamatan Banyubiru. Dengan menekuni berjualan warung kopi dan mie rebus ini, Priyanto berusaha tetap berjualan, meski selama ini belum banyak keuntungan.

"Selama  empat bulan ini masih sepi. Saya hampir putus asa. Terkadang sehari tidak ada yang beli. Berjualan di sini banyak tomboknya, karena biaya hidup setiap hari harus keluar, “ jelas Priyanto.

Para pedagang yang berjualan di tempat itu umumnya sewa. Namun denagn kondisi seperti ini, mereka merasa berat karena  pemasukan tidak seberapa dibanding harga sewa. 

"JLS ini memang ramai setelah dibuka sejak dua tahun lalu. Tetapi pengendara motor dan mobil hanya lewat saja dan sedikit yang mau singgah," katanya.

Priyanto dan pedagang lainnya  berjualan di sepanjang JLS Salatiga saat ini hanya berharap dari datangnya pasar tiban, yang berlangsung pada setiap hari Minggu pagi. Selebihnya, berjulan di sini sepi pembeli.

"Saya bertahan hanya menghabiskan jatah sewaSebelumnya  kakak saya  yang menyewa warung Rp 2,5 juta per tahun. Tiga bulan lagi sewa warung ini akan habis, setelah itu akan saya kembalikan pada pemiliknya warga Pulutan," katanya.

Pedagang lain Giyardi  mengungkapkan hal sama bahwa jualan tempat itu banyak sepinya. Penjual  mie ayam dan bakso ini sudah lima bulan ini juga sepi pembeli.  "Hanya laku sedikit, pembeli dari warga sekitar,” ujar Giyardi. (H32, J21-SM Network)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous