Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Puting Beliung, Pohon Timpa Rumah

Petugas BPBD bersama masyarakat setempat menyingkirkan pohon yang tumbang usai hujan deras disertai angin puting beliung, yang terjadi di Mendalan, Koripan, Matesih, Rabu (23/10) sore.
KARANGANYAR- Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan puluhan pohon yang menyebabkan kerusakan rumah warga yang ada di Kecamatan Tawangmangu dan Matesih, Rabu (23/10), sekitar pukul 14.30.  Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material puluhan juta rupiah.
    
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, angin puting beliung terjadi di beberapa desa. Antara lain di Desa Karanglo Kecamatan Tawangmangu yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa lima rumah warga, sedangkan puluhan rumah lain mengalami rusak ringan. Sementara di Kecamatan Matesih, angin puting beliung juga membuat rumah Broto Raharjo (65) warga Dusun Mendalan, Desa Koripan serta rumah milik Sukat (48) warga Dusun Nggugur, Koripan rusak berat.
   
 Dahyono (54),  warga Dusun Mendalan mengatakan, saat itu dia berada di dalam rumah. Cuaca memang mendung dan awan gelp yag disertai hujan gerimis. Tiba-tiba ada awan hitam yang disusul angin yang berputar-putar di atas rumah warga. "Angin puting beliung itu datang dari arah Barat menuju Timur, suaranya menggemuruh dan kencang sekali," kata dia. Saat itu dia dan warga sekitar mendengar suara yang mirip suara pesawat yang jaraknya cukup dekat.
   
 Saat dia keluar rumah untuk mencari arah datangnya suara angin bergemuruh itu, dia sudah melihat banyak pohon tumbang dan menimpa  rumah warga. Petugas dari BPBD Karanganyar  yang menerima laporan warga, langsung bergerak  ke lokasi dan melakukan evakuasi. Kepala BPBD Aji Pratama Heru mengatakan, Rabu (23/10), angin puting beliung menerjang beberapa desa  di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Tawangmangi, Matesih, Jumapolo dan Karanganyar.
   
 Pria yang akrab dipanggil Heru itu mengungkapkan, bencana angin puting beliung dan pohon tumbang belakangan ini memang banyak terjadi di wilayah Karanganyar. Sebab saat ini sudah mulai memasuki musim pancaroba. "Kami berharap masyarakat senantiasa waspada karena bencana sewaktu-waktu datang. Selain itu, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan  Pertamanan (DKP) Karanganyar untuk menebang pohon-pohon yang dinilai sudah seharusnya ditebang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(H53/SMNetwork/njs)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

1 comment :

  1. Syukur alhamdulillah saya ucapkan kepada ALLAH karna atas kehendaknya melalui MBAH RAWA GUMPALA saya sekaran sudah bisa buka toko sendiri dan bahkan saya berencana ingin membangun hotel dan itu semua berkat bantuan MBAH RAWA GUMPALA,saya tidak pernah menyanka kalau saya sudah bisa sesukses ini,atas bantuan MBAH RAWA GUMPALA yang telah memberikan nomor selama 3x putaran dan alhamdulillah itu semuanya tembus bahkan beliau juga membantu saya dengan dana ghaib dan itu juga benar benar terbukti,MBAH RAWA GUMPALA juga menawarkan minyak penarik kepada saya dan katanya minyak ini bisa digunakan untuk berbagai jenis keperluan dan baru kali ini saya temukan paranormal yang bisa dipercaya,,bagi teman teman yang ingin dibantu untuk dikasi nomor yang benar benar terbukti tembus atau dana ghaib dan kepengen ingin membeli minyak penarik silahkan hubungi MBAH RAWA GUMPALA di 085316106111 ini benar benar terbukti nyata karna saya sendiri yang sudah membuktikannya. BUKA BLOG MBAH RAWA GUMPALA

    ReplyDelete

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]