Bus Jurusan Yogyakarta Harus Masuk Terminal Mangkang
![]() |
| Ednawan Haryono |
DINAS Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang menargetkan, setidaknya dalam bulan ini bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) jurusan Yogyakarta bisa masuk Terminal Mangkang. Hal ini juga terkait dengan optimalisasi yang hingga saat ini masih banyak kekurangan.
Kepala Dishubkominfo Kota Semarang, Ednawan Haryono mengatakan, untuk trayek bus jurusan Yogyakarta masih menunggu keputusan dari Dirjen Perhubungan Darat. Ia mengatakan, setidaknya dalam minggu depan sudah ada keputusan bus mana saja yang harus masuk Terminal Mangkang.
“Sekarang ini masih menunggu keputusan dari pusat, kemungkinan Minggu depan sudah diketahui bus-bus jurusan Yogyakarta dari perusahaan mana yang harus masuk ke Terminal Mangkang serta jumlah armadanya,” ujarnya, kemarin.
Daftar bus AKAP jurusan Semarang-Yogyakarta atau sebaliknya itu harus lengkap. Hal ini, ungkapnya, untuk melakukan pemantauan trayek, sehingga bisa dilakukan tindakan jika ada armada yang melanggar. Sebab sejak optimalisasi Terminal Mangkang pada 1 Maret lalu, masih saja ada bus yang melanggar trayek, yakni satu armada PO Sahabat dari arah barat yang menurunkan penumpang hingga Terminal Terboyo.
“Jadi kalau daftarnya komplit, kita bisa tahu mana yang melanggar dan tidak masuk di Terminal Mangkang, sehingga bisa dilakukan tindakan,” tandasnya.
Terkait dengan keinginan sejumlah awak bus yang meminta bus ekonomi untuk masuk Terminal Mangkang, ia mengatakan akan dikaji lagi. Meskipun berdasarkan kebijakan Pemkot, bus dari arah selatan yang masuk Terminal Mangkang merupakan bus patas. Hal ini untuk memberikan pilihan bagi para penumpang.
Saat ini jumlah bus AKAP dan AKDP dari arah barat yang sudah masuk Terminal Mangkang sebanyak 300 armada dari jumlah total yang ditargetkan 459 armada. Sedangkan bus dari arah selatan mencapai 75 armada dan menurutnya bisa mencapai target ketika liburan datang. Sehingga armada yang masuk diperkirakan sudah mencapai 80 persen.
Sementara itu Kepala Unit Perhubungan Wilayah Semarang Dishubkominfo Jateng, Imam Santoso mengaku tetap mendukung optimalisasi Terminal Mangkang dengan menyiagakan sebanyak 55 personel setiap harinya yang terbagi dalam beberapa shift. “Sekarang ini masih terus dilakukan sosialisasi, dan sudah mengarah tertib setelah sempat terjadi gejolak. Dengan dukungan semua pihak tentu bisa optimal,” katanya. (pru-12)
Labels
Warta Kota

Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.