Impian Bermain di LPI Pun Sirna…
JIKA tak terkena musibah, sedianya Syamsul Fuad (16) akan berlaga di Liga Pertandingan Indonesia (LPI) SMP dan SMA tingkat kabupaten, pekan ini. Tapi impian itu kini sirna. Naas merenggut, justru saat Syamsul tengah istirahat usai berlatih di Stadion Pancasila Demak, Sabtu (10/3). Dia kerobohan pohon palem yang sudah lapuk. ''Saat terjadi musibah, Syamsul baru usai latihan persiapan liga. Kami sangat prihatin,'' ujar pembina olahraga SMAN 1 Karangtengah Bambang Guritno, kemarin.
Sebagaimana diberitakan, Syamsul mengalami luka berat akibat tertimpa pohon di kompleks Stadion Pancasila Demak. Tulang punggungnya diperkirakan patah lantaran tertimpa pohon seberat puluhan kilogram dan panjang delapan meter.
Di sekolah, Syamsul jadi andalan. Posturnya tinggi semampai. Larinya terbilang gesit. Sekolah berjanji akan memberi santunan, meski jumlahnya tak diungkapkan. ''Ini bentuk kepedulian. Apalagi, musibah terjadi saat latihan untuk kegiatan sekolah,'' jelas Bambang.
Keplaa Sekolah Siswandi mengatakan akan membantu Samsul dengan memberi materi pelajaran di rumah (home schooling). Sehingga orangtua Samsul bisa memandu belajar anaknya. Pihak sekolah juga akan melakukan supervisi (kunjungan) dan melakukan evaluasi pelajaran. "Kami berharap, Samsul cepat sembuh sehingga tidak kesulitan mengejar materi pelajaran sekolah," kata Siswandi.
Menurut pelatih Sepakbola SMAN1 Karangtengah, Fauzal Hesining, anak didiknya merupakan pemain. Dia menggantikan siswa lain yang sudah lulus. Hingga kemarin Syamsul masih dirawat di RSI Sultan Agung. Dia harus istirahat panjang untuk mendapat kesembuhan. Ayah korban, Sugiyanto berharap anaknya lekas sembuh dan kembali ke sekolah.
Terpisah, Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Pertambangan dan Energi (DPUPPE) berjanji akan menyantuni korban sampai sembuh. Kepala DPUPPE, Budi Haryanto melalui Sekretaris DPUPPE, Walimin mengakui pohon palem tersebut masih kewenangan dinasnya. "Kami berjanji akan memberi santunan," kata Walimin.
Dia memerintahkan Bidang Pertamanan DPUPPE segera mengepras semua pohon yang rawan ambruk atau patah. Apalagi saat ini sering turun hujan disertai angin kencang.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Demak Budi Haryanto langsung memerintahkan Bidang Kebersihan, Pertamanan, dan Penerangan Jalan Umum mengecek semua pohon di lokasi umum. Disebutkan pohan yang menimpa korban Syamsul memang berada di area publik yang menjadi tanggung jawabnya.
''Bidang Pertamanan tadi pagi (kemarin) langsung membersihkan dan merapikan pohon-pohon di kawasan jalan protokol. Ini salah satu antisipasi agar tak ada lagi pohon yang membahayakan,'' ujarnya. Beberapa jalan protokol yang dipantau meliputi Jalan Sultan Hadiwijaya, Sultan Fatah, Sultan Trenggono hingga kawasan jalan lingkar. (swi, H41-JBSM/16)
Labels
Desakundi
Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.