Orang Kaya Harus Pikirkan Orang Miskin
SEMARANG- Jumlah orang miskin di Indonesia akan tertanggulangi jika orang kaya peduli dan memikirkan nasib saudara yang kurang. Meskipun jumlah orang miskin separo dari jumlah penduduk, peran orang kaya akan menuntaskan.
Budayawan Prof Eko Budihardjo mengatakan hal itu dalam peresmian Panti Asuhan Yatim Piatu Asmaul Husna Jl Brotojoyo Barat I nomor 3, Rabu (20/6). Menurutnya kemiskinan muncul akibat persebaran harta yang tidak merata. "Dalam kekayaan ada hak-hak orang miskin yang harus diberikan," kata mantan Rektor Undip ini.
Keberadaan anak yatim piatu, kata Eko juga termasuk tanggungjawab orang kaya dengan menyantuni dan memberikan fasilitas.
Dalam peresmian panti asuhan yang dipimpin adik kandung Eko Budihardjo, Eko Sri Wahyuni sejumlah perusahaan menjadi donatur yakni Bank Mandiri, PT Djarum, Telkom, dan Pertamina.
"Panti asuhan dengan luas 200 meter persegi ini beserta isi biaya pembangunannya sampai Rp 500 juta," kata Eko Sri Wahyuni saat melaporkan proses pembangunan.
Panti yang dirintis sejak tahun 2010 ini dihuni oleh 27 anak yang sedang menempuh pendidikan di jenjang TK, SD, SMP, dan SMA. Pihaknya berharap bantuan dari instansi swasta dan pemerintah, karena akan menambah kebaikan dan pundi-pundi pahala bagi pengelola perusahaan. "Sedekah justru menambah harta, tidak akan mengurangi," kata Ketua Yayasan Panti Asuhan Asmaul Husna ini.
Vice President Bank Mandiri Jateng-DIY, Denny Admiral Nasir, memberikan bantuan sebanyak Rp 150 juta kepada panti asuhan sebagai bagian program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL). Ia berharap bantuan pembagunan gedung menjadi salah satu sarana dan prasarana untuk menampung anak yatim piatu. (H74-72)

Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.