Wawali Sentil Selokan yang Jorok
![]() |
| BEBAS SAMPAH: Wakil Walikota Hendrar Prihadi (kaus motif garis) meninjau selokan di Kelurahan Plombokan. (HARSEM/LISSA FEBRINA) |
PLOMBOKAN-Masih banyaknya selokan yang jorok menjadi bahan sentilan Wakil Walikota Hendrar Prihadi dalam jalan sehat di Kelurahan Plombokan Kecamatan Semarang Utara, Selasa (19/6). “Pola hidup bersih harus dikembangkan,” pintanya.
DIA menyoroti banyaknya sampah di selokan. Jika plastik dan timbunan sampah terus dibiarkan tentu merusak pemandangan. “Juga menyebabkan bau dan menjadi sarang penyakit. Apalagi saat ini cuaca berubah-ubah,” ujarnya.
DIA menyoroti banyaknya sampah di selokan. Jika plastik dan timbunan sampah terus dibiarkan tentu merusak pemandangan. “Juga menyebabkan bau dan menjadi sarang penyakit. Apalagi saat ini cuaca berubah-ubah,” ujarnya.
Hendi meminta masyarakat lebih aktif menjaga kebersihan. Karena kebersihan bukan merupakan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah, tapi juga semua lapisan masyarakat. “Kami akan mendukung upaya menjaga kebersihan, termasuk di Plombokan ini,” ungkapnya.
Tak lupa, Hendi menyampaiakn terima kasih kepada warga Plombokan yang sudah menjaga kebersihan dan keindahan lingkungannya, sehingga kota Semarang memperoleh Adipura.
“Sikap handarbeni dan tidak njagakke pemerintah perlu kita kembangkan. Karena kebersihan merupakan kebutuhan untuk hidup sehat,” lanjutnya.
Wakil Walikota juga menyoroti masalah saluran yang menggenang, yang juga dapat merusak pemandangan. Untuk menjaga kebersihan dan kelancaran saluran sekaligus upaya menumbuhkan cinta kebersihan, Pemkot Semarang mengadakan resik-resik kali setiap Jumat.
Tahun 2012 program resik-resik kali dilaksanakan di 16 kecamatan. Adapun sasarannya selain sungai juga saluran besar. “Kami minta masyarakat menjaga lingkungan dari sampah dan tumbuhan-tumbuhan liar agar saluran air tetap terpelihara dnegan baik,” katanya.
Wakil Walikota juga mengingatkan warga untuk tidak BAB di sungai. Ini sebagai upaya nyata menjaga kebersihan dan yang lebih penting menjaga kesehatan.
Para orang tua diminta untuk dapat memberikan contoh dan mengajarkan sejak dini kepada putra-putrinya tentang buang air besar di jamban atau MCK yang sudah banyak tersedia. “Toh sudah banyak jamban dan akan terus direalisasikan oleh DTKP Kota Semarang,” lanjut Wakil Walikota.
“Bila semua warga masyarakat ikut menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup bersih, Kota Semarang akan semakin nyaman, bersih, dan sehat,” tandasnya. (lif/16)

Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.