Wahir Maserang Cicipi Beras Raskin
GERAH dengan banyaknya tudingan beras raskin tak layak konsumsi, Wahir Maserang melakukan demonstrasi menyantap nasi dari beras raskin. Setelah dicoba, ternyata rasanya seenak beras yang dijual di pasaran. “Ternyata rasanya enak. Jadi tidak benar isu bahwa beras raskin mutunya jelek dan banyak menirnya,” jelas Kepala Gudang Dolog Demak ini.
Sedikitnya 70 peserta dari perwakilan muspida, satgas kabupaten, satgas kecamatan, satgas desa, dan para kuli gudang turut menyantap nasi raskin itu. "Enak kok, seperti nasi biasa," ucap Ahmad seorang kuli gudang.
Wahir mengatakan, beras raskin di gudangnya merupakan beras jenis IR dari hasil membeli dari sawah Demak melalui rekanan. Sebenarnya harga beras raskin sama di pasaran mencapai Rp. 6.600 per kg. Karena raskin ada subsidinya maka dijual Rp 1.600 per kg.
Menurut Wahir, pada tahun 2012 jumlah beras raskin yang disediakan mencapai 13 ribu ton. Diperuntukkan bagi 112.584 rumah tangga sasaran (RTS). Saat ini sudah tersedia 2.800 ton, bisa melayani RTS sampai bulan April.
Langkah Wahir yang mencicipi nasi dari beras raskin didukung atasannya, Waka Subdivri Dolog Semarang, Joko. "Saya dukung Demak uji coba beras raskin. Berarti kualitas beras raskin di sini bagus," ungkapnya. (swi/16)
Labels
Desakundi
Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.