Razia Karaoke, Sita Minuman Keras
(harsem/dok) |
GROBOGAN- Menjelang Ramadan, tim gabungan Polres Grobogan dan Satpol PP Kabupaten Grobogan gencar melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat). Dalam razia Selasa (12/6) malam di sejumlah kafe karaoke, petugas mengerahkan puluhan anggota polisi dan Satpol PP. Mereka menyita minuman keras jenis arak, dan tiga pengunjung yang tidak membawa kartu tanda penduduk (KTP).
“Miras jenis arak langsung disita, sedangkan tiga pengunjung kafe karaoke yang kedapatan tidak membawa tanda pengenal langsung dibawa ke Mapolres untuk dibina,” kata Kepala Satpol PP Grobogan, Daru Wisakti, usai razia, Selasa (12/6) malam.
Tiga orang tersebut kemudian langsung diperbolehkan pulang setelah akhirnya bisa menunjukkan kartu identitas yang diambilkan kerabat. Razia pekat merupakan kegiatan antisipasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Ramadan.
“Kami juga mengecek pekerja pemandu karaoke (PK). Jangan sampai ada PK yang di bawah umur. Tapi dalam razia kali ini kami tidak menemukan satu pun PK di bawah umur. Kami akan bersikap tegas dalam menegakkan Perda," ungkap Daru.
Sementara, Kasi Wasdak Sarpol PP Grobogan Agus Sumarsana mengatakan, razia kali ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya laporan masyarakat tentang maraknya peredaran miras. Selain itu, juga untuk sosialisasi Perda nomor 4 tahun 2012 tentang Retribusi Izin Tertentu, yang di dalamnya menyebutkan miras tidak boleh beredar di Grobogan.
“Dengan adanya Perda Nomor 4 Tahun 2012 maka secara otomatis di wilayah Kabupaten Grobogan tidak boleh ada peredaran miras. Karena mencakup semua golongan, dari golongan A dengan kandungan alkohol di bawah lima persen, golongan B dengan kadar alkohol lima hingga 50%, dan golongan C dengan kadar alkohol di atas 50%," ujarnya. (K11-JBSM/16)
Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.