Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Warga Candi Sewu Dapat Hadiah Sumur Bor

HARSEM/LISSA FEBRINA
Camat Ngaliyan Ari Djoko Santoso didampingi Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Untag Isnanto meresmikan sumur bor RT 01 RW 05 Kampung Candi Sewu dari program fisik KKN Untag Semester Ganjil, Gelombang II 2012-2013
 


NGALIAN - Selama ini warga Kampung Candi Sewu, Kelurahan Babankerep, Kecamatan Ngaliyan kesulitan mendapatkan air bersih, karena belum masuknya jaringan PDAM ke wilayah mereka. Untuk membantu warga dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, mahasiswa KKN Untag Semester Ganjil, Gelombang II tahun 2012-2013 menyumbang sebuah sumur bor.

Koordinator KKN Dartoyo mengatakan, selama satu bulan mengabdikan diri pada masyarakat Babankerep, beberapa program yang dibutuhkan warga digarap bersama dengan melibatkan warga setempat.

“Program fisik yang kami jalankan sesuai dengan kebutuhan warga dan Alhamdulillah warga antusias. Seperti pembangunan sumur bor di wilayah RT 01 RW 05 Kampung Candi Sewu memang dibutuhkan warga. Selain itu pavingisasi, talud dan saluran di RT 01 RW 01 Kampung Pucung,” beber Dartoyo disela-sela peresmian program-program KKN Untag Semester Ganjil, Gelombang II tahun 2012-2013, di Babankerep, kemarin.

Dalam kesempatan tersebut tamu undangan juga diajak meninjau ke lapangan melihat program yang sudah selesai dibangun. Tampak hadir Ketua Gapensi Kota Semarang Devri Alfiandy, perwakilan Kampus Untag, Camat Ngaliyan, Lurah Babankerep dan tamu undangan lainnya.

Selain program fisik, lanjut Dartoyo, mahasiswa KKN ekstensi yang sebagian besar anggota Gapensi Kota Semarang juga menggarap program nonfisik, di antaranya kegiatan posyandu dengan memberikan bantuan alat pengukur tensi dan timbangan balita.

Sementara itu wakil Ketua RW 05 Babankerep Muin mengatakan, sebagai warga dirinya sangat berterimaksih atas perhatian dan bantuan nyata yang diberikan oleh mahasiswa KKN Untag.

“Wilayah kami perbukitan, sampai saat ini PAM belum masuk, warga memiliki sumur tanah. Jika kemarau debit air berkurang. Dengan adanya bantuan sumur bor sedalam 70 meter ini kami sangat berterimakasih. Karena jika membuat sendiri butuh biaya sangat besar,” ujarnya.

Ke depan, warga sudah berencana akan membangun tower serta akan mendistribusikan air tersebut ke rumah-rumah warga melalui pipanisasi. “Nanti sistemnya sama seperti PDAM pakai meteran, pembayaran sesuai pemakaian warga. Uanganya untuk perawatan dan biaya operasional,” katanya tersenyum.

Ditambahkan Lurah Babankerep Titik Suharni, pemasangan sumur bor ini untuk memamfaatkan sumber mata air yang ada. “Kegiatan dan program ini sangat bermanfaat, sebelum terjun ke lapangan mahasiswa sudah melakukan survei,” kata Titik.

Titik menambahkan, kedatangan mahasiswa KKN di wilayahnya, membuat warga Babankerep termotivasi. “Apalagi dalam setiap kegiatan KKN juga melibatkan warga. Ke depan kami berharap perguruan tinggi yang ada di Kota Semarang bisa mengadakan kegiatan serupa, karena selain bisa bermanfaat juga meningkatkan motivasi kepada warga,” tandas Titik. (lif/njs)





Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous