Diduga Ada Permainan di Lelang Pertama Dewan Desak Percepat Lelang Ulang Jalur Pedestrian
SEMARANG-Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, mendesak Dinas Binamarga Kota Semarang untuk segera melaksanakan lelang ulang pembangunan jalur pedestrian di Kota Semarang.
Menurutnya, pembangunan tiga titik pedestrian, Jalan Pemuda, Jalan Gajahmada, dan Jalan Ahmad Yani telah dianggarkan di APBD Murni 2012 sekitar Rp 18 miliar. Proses lelangnya sendiri, sebelumnya sudah pernah dilaksanakan. Tapi karena ada masalah, panitia terpaksa menggagalkan prosesnya.
"Maka untuk itu, kami berharap proses lelang segera dilaksanakan. Pembangunan jalur pedestrian merupakan salah satu prioritas program pemerintahan saat ini. Prosesnya sebenarnya sudah sempat berjalan, hanya saja karena ada permasalahan maka belum bisa diselesaikan," katanya, Jumat (24/8).
SKPD terkait, menurutnya juga harus bertanggung jawab untuk segera menyelesaikan proses lelang yang gagal. "Jangan sampai ada penundaan lelang ulang lagi. Tapi tentunya, untuk proses penggarapan harus tetap memperhatikan kualitas. Jangan terkesan terburu-buru, dan malah mengabaikan kualitas. Mumpung masih ada waktu lelang bisa segera dilakukan," tegasnya.
Supriyadi juga menyorot proyek-proyek pemkot yang pengerjaannya asal-asalan dan tidak memperhatikan kualitas. Ia mencontohkan sejumlah lantai pedestrian yang sudah mengelupas dan pecah. “Saya melihat pembangunan di Semarang banyak yang terbengkalai. Banyak yang sudah rusak meski baru saja dibangun. Dengan kondisi seperti ini saya mengindikasikan proses lelang dan kontraktornya tidak beres,” imbuhnya.
Dia juga meminta pemkot untuk lebih selektif dan memberi sanksi blacklist bagi kontraktor nakal. Berdasar aturan, enam bulan setelah selesai pengerjaan, pemeliharaannya masih menjadi tanggungan kontraktor. “Kalau memang pekerjaannya tidak bagus, saya minta SKPD terkait mem-blacklist kontraktor atau pihak pelaksana. Agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas dia.
Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang, Nugroho Joko Purwanto menyampaikan, bahwa proses lelang ulang peningkatan pedestrian akan segera dilaksanakan usai Lebaran. Tapi dirinya belum bisa memberikan rincian soal rencana tersebut.
Sementara beberapa warga juga berharap kepada Pemerintah Kota untuk segera melanjutkan pembangunan pedestrian di beberapa ruas jalan. Di antaranya di jalan Pemuda. Pasalnya, trotoar yang sekarang sudah mulai rusak. Paving sudah tidak tertata dan sebagian titik malah mengelupas serta berganti dengan pasir.
"Pedestrian jelas lebih bagus dan nyaman untuk jalan kaki. Kalau seperti ini (trotoar rusak-red), kurang bagus," kata Maria Ulfa (30) warga Sampangan yang kebetulan melintas, Jumat (24/8).
Adanya jalur pedestrian baru, diharapkan bisa menghilangkan pedagang kaki lima (PKL). Sering kali pejalan kaki harus rela menyingkir dengan turun ke badan jalan, lantaran keberadaan mereka. Meski jumlahnya sedikit, namun PKL dinilai menimbulkan ketidaknyamanan.
Dari pengamatan, gagalnya proses lelang pembangunan jalur pedestrian diduga karena ada permainan dalam prosesnya. Atas tertundanya proses lelang, tiga proyek peningkatan pedestrian yakni trotoar Jalan Gajahmada, Pemuda, dan Ahmad Yani, hingga kini belum bisa terlaksana. Pengerjaan masih menunggu hasil lelang dari LPSE (layanan pengadaan barang/jasasecara elektronik) Kota Semarang.(H71,H81/JBSM/12)


Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.