Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Buah Mutu Permainan

Curah hujan lebat yang membanjiri sebagian kawasan Semarang, kemarin, membawa berkah bagi PSIS. Tim besutan Hanafing itu menggilas Mitra Kukar 2-0. Apa resep kemenangan tersebut?

Mahesa Jenar unggul dua hal, skor dan permainan. Skor 2-0 cukup untuk mempermulus jalan dan merenggangkan selisih gol, sementara itu tampilan tim ini juga menawan.

Sejak kickoff, tuan rumah menyadari bahwa menggempur dan menutup lubang harus dilakukan konsisten dan kolektif. Mereka rajin mengganggu lawan yang membawa bola, serta pintar memanfaatkan lebar lapangan dengan variasi umpan kiri-kanan yang konstan, dengan Gustavo Chena dan Imral Usman sebagai otaknya.

Kombinasi serangan – baik wallpass maupun throwpass – rapi jali digelar antara Lopes, Chena, Imral, Miro, Yaris, maupun Iwan dan Rumba. Kemunculan-kemunculan mendadak Yaris dan Imral cukup merepotkan pertahanan Mitra Kukar.

Rumba dan Iwan kemarin juga turut menghidupkan serangan via rusuk, meski sesekali Imral, Chena, maupun Lopes menyeruak hingga garis gawang lapangan untuk mendukung sayap.

Ujud dari mutu serangan PSIS ialah antara lain pada menit kelima. Yaris menendang bola ke tiang jauh. Sayang, Miro dan Lopes yang menunggu di kotak penalti gagal membobol gawang Agus Prasetyo.

Nilai lebih lain, meski bekerja di rerumputan basah dengan adu fisik yang nyaris tiap saat terjadi, namun anak-anak Semarang tak terpancing untuk berkelahi. Nilai plus berikutnya, stamina Imral cs konstan hingga menit terakhir.

Meski begitu, pertandingan sempat memanas, dan justru yang justru naik tensi adalah tim tamu. Puncaknya, Rendi Irawan diganjar kartu merah lantaran memaki wasit Dedi Wahyudi (Denpasar).

Secara umum, Cristiano Lopes dkk sukses mementaskan permainan moderen dengan satu pakem: menyerang adalah pertahanan terbaik.

Hanafing puas dengan hasil ini, tetapi tetap mengritik skuadnya karena gagal melakukan eksekusi dari lima peluang lain yang berpotensi menjadi gol. “Anak-anak masih kurang sabar dan tidak tenang, jadi banyak peluang gagal menjadi gol,” tandas Hanafing.

Apresiasi diberikan oleh Manajer Tim Setyo Agung Nugroho. “Kami sangat bersyukur karena anak-anak sudah berjuang maksimal dan mendapat poin penuh,” ucapnya. (wiwig/puthut/rief-harian semarang)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous