Tabung Elpiji 3 Kg Ditera Ulang
| Harsem/Sukma Wijaya Petugas dari Dinperindagkop dan UMKM Demak melakukan pengecekan di SPBE |
Menurut Kabid Perdagangan Dinperindagkop UMKM Demak, A Sulkhan, tera ulang dilakukan untuk melihat fungsi kerja dari mesin pengisi gas, dan quality control (ketepatan timbang) di SPBE.
"Kami mengukur ulang berat dan kondisi tabung elpiji 3 kg di empat SPBE di Demak," jelasnya, kemarin.
Ia menambahkan, mengingat bulan Ramadan ini ermintaan elpiji meningkat, diharapkan tabung elpiji yang digunakan konsumen dalam kondisi baik.
“Jangan sampai ada tabung elpiji berkarat di lepas oleh SPBE ke agen penyalur, atau berat tabung gas elpiji tidak sesuai standar nasional indonesia (SNI), atau valve (pentil tabung gas) rusak. Selain itu, diukur juga berat tabung setelah diisi gas elpiji, sehingga terlihat volume gas yang masuk,” ujarnya.
Langkah itu dilakukan, lanjutnya, sebagai bentuk perlindungan konsumen yang dilakukan oleh pemerintah.
Sementara, Arief Hermawan, Bagian Administrasi SPBE PT Indogas Hiswana Pratama, di Desa Karangtowo, Karangtengah, mengatakan, pihaknya hanya memasok gas elpiji ke agen resmi. Menurutnya, jumlah pasokan gas elpiji sudah di atur oleh PT.Pertamina dan jumlah pasokan ke tiap agen ditentukan sesuai kebutuhan.
"Kami bekerja sesuai dengan standar operasional, tabung yang rusak diganti. secara periodik PT Pertamina mengirim 700 tabung baru untuk mengganti tabung yang rusak," jelas Arief. (swi/jos)

Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.