Ester Dian Kristanti: Asah Kemampuan dan Potensi
SEMARANG – Lomba fotogenik bisa untuk mengasah kemampuan dan potensi diri. Demikian dikatakan pemenang lomba Fotogenic N Tren fashion yang diadakan di Starqueen, Ester Dian Kristanti.
Mengenai karirnya sebagai model, anak bungsu empat bersaudara ini mengaku dimulai sejak kelas satu SMA. “Tapi memang dari kecil saya sudah suka banget difoto. Tapi terjun jadi model foto professional sejak kelas satu SMA itu,” urainya saat berkunjung di kantor Harian Semarang, kemarin.
Dirinya mengatakan, awalnya dia nekad untuk bisa terjun di dunia modeling. “Sampai lama-lama kan orang tua tahu, almarhum papa sempat nggak setuju dengan aktivitas saya ini,” ujar anak dari pasangan Paulus Susilo dan Debo Sri Sutari ini.
Namun sang ibunda terus mendukung aktivitasnya. “Selama itu positif, beliau sangat mendukung. Sampai akhirnya saya bisa membuktikan dengan raihan prestasi ini,” jelasnya.
Untuk aktivitasnya tersebut, dirinya mengatakan, paling tidak seminggu sekali selalu melakukan pemotretan. “Biasanya kalau ada fotografer atau mahasiswa dari fotografi yang butuh model, saya akan dihibungi,” jelasnya.
Hingga saat ini, dirinya masih mengibarkan sayap di lingkup Semarang saja. “Belum sampai luar kota, namun harapannya sih bisa sampai di kota-kota lain,” jelasnya.
Mengenai pandangan orang yang kadang negatif terhadap model, dirinya mengatakan, kadang kala hal tersebut dipikirkannya juga. “Namun saya tetap punya batasan. Salah satunya saya harus tahu dulu konsep apa pada pemotretan yang akan saya ikuti ini,” jelas wanita kelahiran Semarang, 29 September 1992 ini.
Dirinya akan menolak dengan tegas saat ditawari foto KT (Kategori Terbatas). “Di situ kan nantinya model harus memakai pakaian minim, misalnya bikini atau tubuh hanya ditutupi oleh selembar kain saja. Saya tidak mau yang seperti itu,” ungkap wanita yang memiliki moto hidup ‘Hari ini harus lebih baik dari kemarin’ ini.
Meskipun jadwal pemotretan kadang bertumpuk, namun demikian, wanita yang hobi olah raga badminton ini tidak ingin mengesampingkan studinya. “Antara studi dengan aktivitas pemotretan itu harus berjalan secara seimbang,” jelas wanita yang saat ini masih tercatat sebagai salah satu mahasiswa semester empat D3 Managemen di STIE Darma Putra ini.(awi/11)
Labels
Wonge Dhewe


Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.