Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Pilar Jembatan Tol Penggaron Retak


PILAR TOL RETAK
Pilar nomor lima Jembatan Penggaron, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, retak. Pilar salah satu jembatan di ruas tol Semarang-Ungaran tersebut juga mengalami penurunan.
(SM/dok Komisi D DPRD Jateng)

SEMARANG - Pilar nomor lima Jembatan Penggaron, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, retak. Pilar salah satu jembatan di ruas tol Semarang-Ungaran tersebut juga mengalami penurunan. Kondisi itu terlihat jelas bila dibandingkan dengan pilar lainnya.

Tak hanya itu, tanah di sekitar pilar jembatan juga longsor. Hal tersebut diduga terjadi akibat pergerakan tanah di daerah yang dikenal rawan longsor itu. Keretakan pilar jembatan diketahui dari laporan masyarakat kepada anggota Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso.

Laporan itu dilengkapi foto dan penjelasan. Keretakan diduga terjadi sejak beberapa bulan lalu. Permasalahan di ruas tol Semarang-Ungaran tersebut bukan merupakan yang pertama. Maret 2011, badan tol longsor di Stasiun KM 5+500 sampai KM 5+700, tepatnya di ruas Gedawang-Penggaron.

Selain itu, badan jalan di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, juga pernah retak. Posisi retakan sekitar 50 meter selatan Jembatan Penggaron.

Menurut Hadi, keretakan pilar dan tanah longsor di sekitar Jembatan Penggaron perlu dicek dan dianalisis oleh PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola jalan bebas hambatan itu.

"Perlu dikaji apakah jembatan itu berbahaya atau tidak. Terlebih, jika jalan tol Seksi II Ungaran-Bawen selesai dibangun, maka Jembatan Penggaron bakal dilewati kendaraan berat," kata anggota Fraksi PKS DPRD Jateng lulusan Teknik Sipil Undip Semarang tersebut.

Ia memaparkan, longsor juga terjadi di sekitar pilar nomor empat. Fondasi paku bumi yang semula tertutup kini terlihat dengan ketinggian sekitar 320 cm. 

Hadi menyatakan, pihaknya sudah mengecek langsung ke lokasi. Retakan pilar dinilainya cukup banyak dan ditandai dengan garis cat putih.

Berdasarkan pantauannya, jumlah retakan lebih banyak dibandingkan garis cat putih tersebut. Indikator pergerakan tanah juga terlihat dari keretakan kaca yang dipasang di badan pilar.
Sampai ke Dalam
Menurut dia, keretakan pilar bisa jadi sudah diamati TMJ dengan memasang kaca di badan pilar. Namun, keretakan perlu diwaspadai karena kaca di badan pilar ikut retak.

"Ini menunjukkan retakan sudah sampai ke dalam pilar. Jika diamati modelnya, keretakan diduga terjadi akibat beban tarik, yaitu tanah longsor di sekitar jembatan," ungkapnya. Pergerakan tanah tak hanya menjadikan pilar retak, tapi juga menyebabkan beberapa pohon miring menuju arah longsoran. Keberadaan batu lempung di bawah endapan vulkanik Gunung Ungaran yang strukturnya sudah hancur kecil-kecil menunjukkan indikasi kelabilan tanah di sekitar jembatan.

Faktor lain kelabilan tanah yaitu adanya mineral silikat yang cukup banyak ditemukan pada batu lempung yang hancur. Mineral itu tidak terbentuk satu atau dua hari, namun membutuhkan waktu seribu atau sejuta tahun.

"Kondisi Jembatan Penggaron sudah disampaikan ke TMJ. Dengan kondisi ini, TMJ harus menyampaikan kondisi sesungguhnya serta melakukan langkah antisipasi agar longsoran tidak menjadikan retakan semakin besar," tambahnya.

Direktur Teknik dan Operasi PT TMJ Ari Nugroho membantah ada pergerakan tanah di lokasi itu. Mengenai kaca indikator yang pecah, itu sudah terjadi sebelum dilakukan penguatan pilar dengan pemasangan bore pile.

"Setiap hari, kondisi jembatan kami cek dan tidak ada pergerakan. Garis cat putih yang retak-retak itu sudah lama, pohon miring memang posisinya seperti itu," jelasnya.

Meski demikian, tegasnya, jika ada kerusakan tol, itu menjadi tanggung jawab kontraktor. Garansi yang diberikan kontraktor selama tiga tahun, sedangkan Jembatan Penggaron baru berdiri satu tahun Agustus mendatang. Menurutnya, keretakan harus dicek, apakah karena sering dilewati kendaraan atau akibat kesalahan konstruksi. (J17,H68-59-JBSM/11)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

1 comment :

  1. Kami mengetahui kasusu jembatan penggaron sejak lama, namun sebaiknya dpat ditanyakan kepada tester pda atau pit apakah memungkinkan melaksanakan test integritas tiang dari existing pile cap

    ReplyDelete

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous