Home » , » Pemulangan Pusaka Kendal yang Raib, Kolektor Ronggo Bahurekso Minta Tebusan Rp 800 Juta

Pemulangan Pusaka Kendal yang Raib, Kolektor Ronggo Bahurekso Minta Tebusan Rp 800 Juta

Written By Sena on Rabu, 13 Juni 2012 | 13.44


SIGAR JANTUNG: Jupriyono (kanan) menunjukkan benda pusaka milik Kabupaten Kendal berupa tombak Sigar Jantung yang berhasil kembali ke tangan Pemkab.  (HARSEM/ROSYID RIDHO-JBSM)


KENDAL-Salah satu benda pusaka asal Kendal yang hilang, kini kembali ke tangan pemkab. Benda pusaka yang berhasil dipulangkan adalah tombak Sigar Jantung yang konon mempunyai pamor wengkon niji. Tombak tersebut dibarter dengan keris. 

Pemerhati pusaka, Jupriyono mengatakan, tombak Sigar Jantung berhasil ia temukan dari tangan kolektor di Kota Semarang. Sang kolektor pada awalnya meminta ‘mahar’ Rp 50 juta sebagai biaya pengganti. 

“Namun, karena komunikasi yang terus dilakukan, kolektor tersebut akhirnya luluh dan bersedia menyerahkan tombak dan minta ditukar dengan keris Sinom kepunyaan saya,” katanya, kemarin (11/6) kepada wartawan. 

Menurutnya, terdapat sekitar 25 pusaka peninggalan Kabupaten Kendal yang hilang dan berada di tangan kolektor. Salah satunya adalah tombak Ronggo Bahurekso. Tombak tersebut saat ini berada di tangan seorang kolektor di Semarang. Pihaknya telah melakukan negosiasi untuk bisa mengembalikan benda pusaka itu ke pemkab. Namun, menurut dia, pemegang tombak itu sekitar lima tahun yang lalu meminta harga Rp 800 juta. 

Selain Semarang, sejumlah kolektor Kendal juga ada yang menyimpan benda pusaka peninggalan Kabupaten Kendal. Mereka rata-rata meminta harga cukup tinggi. 

Selain tombak Ronggo Bahurekso masih ada yang belum ditemukan, yaitu pusaka buatan keraton Mataram berupa Seladang Hasto Pamor Tejo Kinunung yang berada di tangan kolektor Kendal. 

“Kolektor itu minta diganti Rp 500 juta,'' tambah dia yang mengaku dalam waktu dekat akan menggelar pameran keris. Pameran akan dilaksanakan 19-23 Juni di GOR Bahurekso. 

Terpisah Bupati Widya Kandi Susanti mengaku, telah memerintahkan bagian umum untuk menelusuri keberadaan pusaka-pusaka asal Kendal yang belum kembali. Menurut Bupati, pada acara peringatan hari jadi Kendal pada 2007 silam, terdapat pusaka yang dipinjam untuk prosesi, tetapi belum dikembalikan. 

“Saya berharap siapa saja yang menyimpan benda pusaka milik Kendal untuk berkomunikasi dengan pemerintah dan mengembalikannya ke Pemkab Kendal untuk dijadikan aset,” harapnya. (H36-JBSM/16)

Share this article :

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Semarang Banget - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger