Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

1.600 Reklame Dibongkar Pendapatan Daerah Melayang

Salah satu reklame di Jalan Raya Ungaran-Bawen (HARSEM/DOK)
UNGARAN- Pemkab Semarang melalui Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Semarang memperkirakan akan kehilangan sebagian pajak reklame. Ini menyusul adanya pekerjaan jalan nasional kontrak berbasis kinerja (KBK) Semarang-Bawen sepanjang 22,5 kilometer.

Kepala DPPKAD Kabupaten Semarang, Abdullah Maskur melalui Kasi Pembayaran, Penagihan, dan Penanganan Pelanggaran, Alexander Gunawan mengatakan, dengan adanya proyek tersebut dapat dipastikan sejumlah reklame juga akan dibongkar. Hal itu, menurut dia otomatis akan mempengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak reklame.

"Menurut prediksi kami, setidaknya 40 persen dari 4.000 reklame di Kabupaten Semarang akan terkena pekerjaan jalan nasional. Terlebih titik lokasi proyek berada di area pajak reklame strategis I. Nilai pajak reklame jauh lebih tinggi dibandingkan reklame di luar," kata Alexander, Rabu (9/1).

Jika dihitung, 40% dari 4.000 dalah 1.600 titik. Jadi akan ada sekitar 1.600 titik reklame yang akan dibongkar.

Dijelaskan lebih lanjut, tingkat ketaatan pembayaran pajak 2012 jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Ini dibuktikan dengan rendahnya denda yang dibayarkan perusahaan karena menunggak. Yakni hanya Rp 20 juta dari target PAD reklame 2012 yang mencapai Rp 1,3 miliar.

"Mesti khawatir, kami tetap optimis mampu mencapai target penerimaan pajak reklame 2013 sebesar Rp 1,57 miliar," tegasnya.

Ditemui terpisah, Kepala Kantor Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (KPMPT) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro menuturkan, pihaknya telah melayangkan surat kepada 14 perusahaan periklanan yang memiliki titik reklame di Kabupaten Semarang. Data KPMPT menyebutkan, satu perusahaan ada yang memiliki satu hingga empat titik lokasi.

"Dalam surat yang dikirim salah satunya berisi pemberitahuan tentang pelebaran jalan. Kami juga meminta perusahaaan yang bersangkutan membongkar atau memindahkan reklame ke titik lokasi lainnya," tutur Valeanto, sembari menandaskan, sejak mengirimkan surat akhir Desember 2012 lalu, pihaknya belum menemui penolakan dari perusahaan periklanan. (H86-SM Network/nji)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]