Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Cewek Bau Kencur Edarkan Ganja


Berdalih kasihan pada sang paman yang mendekam di Lapas Nusakambangan, gadis belia ini mengedarkan barang haram kiriman pamannya tersebut.


Seorang napi narkoba penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan Cilacap diduga menjadi ‘distributor’ narkotika jenis ganja. Ia mengedarkan ganja kering di Kota Semarang bersama sindikatnya.

Hal itu terungkap pascatertangkapnya dua pengedar dan dua pemakai ganja oleh tim Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Tembalang. “Berdasarkan pengakuan tersangka, ganja ini didapat dari seorang napi Nusakambangan dengan cara dikirim melalui kurir,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan saat gelar perkara di Mapolsek Tembalang, kemarin. 

Ironisnya, pasangan pengedar tersebut merupakan kakak-adik, bernama Tri Wulandari (17), warga Jalan WR Supratman, RT 08/RW 11 Kelurahan Gisikdrono, Semarang Barat; dan kakak kandungnya, Agung Budi Setyo (23).  

Menariknya, gadis bau kencur yang baru lulus dari SMA Palapa Semarang itu beberapa kali menjual barang terlarang itu kepada Romy Mustofa (20), warga Jalan Sri Rejeki Timur, RT 03/RW 06, Gisikdrono, Semarang Barat, yang tak lain adalah pacarnya, serta tentu saja Wulandari juga menjual barang haram ini kepada orang-orang lain.

Romy sendiri dibekuk polisi saat asyik ngganja bersama rekannya, Handriyanto alias Aseng (24), warga Jalan Kramas, RT 03 /RW 01 Kelurahan Kramas, Tembalang, Semarang.

"Modus operandinya, mereka mengedarkan ganja kering tersebut secara sembunyi-sembunyi, per-paketnya dijual Rp 50 ribu," terang Elan didampingi Kapolsek Tembalang Kompol Widada.

Elan mengaku masih melakukan pengembangan penyelidikan, mengingat peredaran narkoba telah sedemikian ironis. Sebab, peredaran barang terlarang tersebut dikendalikan dari dalam LP yang tentu saja melibatkan sindikat. "Peredarannya sangat rapi, antara kurir dan pengedar tidak saling bertemu. Mereka berkomunikasi melalui ponsel. Sementara barang tersebut diambil di sebuah tempat,” ungkap Elan.

Terakhir, tersangka mengambil ganja kering itu pada 29 Desember 2012, sekitar pukul 11.00 di pinggir Jalan Kramas, Tembalang, Kota Semarang; dan Jalan WR Supratman RT 08/RW 11 Kelurahan Gisikdrono, Semarang Barat. “Sebelumnya, pada bulan September 2012 dan November 2012, mereka pernah melakukan transaksi,” imbuh Elan.

Tersangka Tri Wulandari mengaku mengedarkan ganja kering tersebut sejak empat bulan terakhir. Ia mengaku hanya dititipi oleh kakak sepupunya bernama Somat, yang sekarang mendekam di Nusakambangan.  "Saya di-SMS oleh kakak, ada barang datang. Lalu saya diminta mengambilnya di pinggir jalan, tepatnya di depan sekolahan daerah Pamularsih," ujarnya.

Wulan berdalih mau mengambil dan menjualkan barang itu karena kasihan. Ia mengaku sedikitanya telah 8 sampai 10 kali menjual ganja dengan modus yang sama. "Biasanya setiap kali ambil berjumlah antara 3-5 paket hemat. Sementara uang hasil penjualan saya transfer melalui rekening atas nama kakak sepupu,” ujar wanita yang mengaku mendapat upah Rp 200 ribu itu tiap pengiriman.

Sementara tersangka Romy mengaku memakai ganja sejak empat bulan terakhir. Ia mau membelinya karena yang menawarkan adalah pacarnya sendiri (Tri Wulandari). “Mulanya hanya coba-coba, tapi berikutnya keterusan. Saya membelinya Rp 50 ribu per paket kecil,” katanya.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 plastik berisi ganja kering, 1 paket hemat berbungkus koran, 1 korek api gas, 1 bendel sigaret, 1 kaleng tempat rokok Gudang Garam berisi ganja kering.

Para tersangka bakal terjerat Pasal 114 ayat 1 Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dan Pasal 111 ayat 1 atau Pasal 127 ayat 1 huruf a Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Kedua pasal diberlakukan untuk mengadili pengguna maupun pengedar. (abm/rif)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous