Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Ratu Sabu Hadapi Hukuman Mati




Menyelundupkan narkoba seharga Rp 16 miliar ke Semarang, perempuan ini menghadapi hukuman mati. Kecil kemungkinan baginya untuk lolos dari tuntutan tersebut.

Rosmalinda Sinaga (37), kurir yang  menyelundupkan narkotika jenis heroin dan sabu seberat 7,7 kilogram dari luar negeri melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang menangis saat dituntut hukuman mati saat persidangan pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Semarang, kemarin.

Selama persidangan Rosmalinda tertunduk dan sesekali menangis dengan mengusap matanya. Bahkan ketika Ketua Majelis Hakim Togar Sitomurang berbicara kepadanya, Rosmalinda tetap tertunduk.

“Mengapa harus tertunduk? Kamu sudah mengakui semua bahwa apa yang kamu lakukan salah. Mestinya kamu menjadi contoh agar orang-orang tidak mengikuti jejakmu,” katanya.

Terdakwa secara sengaja melanggar Pasal 113 ayat 2 dan atau Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena menyelundupkan narkotika golongan satu itu ke Indonesia.

“Terdakwa Rosmalinda terbukti secara sah dan menyakinkan mengimpor heroin dan sabu dengan berat lebih dari 5 kilogram dan dituntut hukuman mati, dan tidak ada ada hal yang meringankannya,” tutur Jaksa penuntut umum (JPU) Kurnia.

Sementara itu mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum menuntut hukuman mati, kuasa hukum Rosmalinda menyatakan pledoi selama satu minggu.

Sebelumnya, Rosmalinda Sinaga (37), warga Medan, ditangkap petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (13/10/2012) pukul 17.30 WIB karena menyelundupkan heroin dan sabu seberat 7,7 kilogram di terminal kedatangan Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang.

Heroin dan sabu senilai Rp 16 miliar tersebut disembunyikan tersangka di dalam dinding palsu dua koper yang dibawanya dengan menggunakan maskapai Air Asia bernomor penerbangan AK-1310 dengan rute Kuala Lumpur (Malaysia)-Semarang (Indonesia). (cun/rif)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]