Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Loh, Hotel di Bandungan Jadi Kos!

Banyaknya hotel melati yang beralih fungsi menjadi kos bagi pendatang di wilayah Bandungan mendapat perhatian serius dari Dinporabudpar Kabupaten Semarang. Hal itu dibuktikan pascadilakukannya monitoring dan evaluasi Surat Edaran Bupati tentang operasional tempat hiburan selama ramadan, Kamis (11/7) malam.

Tim gabungan dari Dinporabudpar, Satpol PP dibantu petugas dari Kecamatan dan Polsek Bandungan yang melakukan inspeksi mendadak ke wilayah Bandungan tidak menemukan karaoke yang beroperasi. Penyisiran kemudian dilanjutkan ke salah satu hotel melati di Jalan Kendalisodo Bandungan yang diduga dijadikan tempat kos para pendatang.

Pada penyirisan di hotel melati yang lengkap dengan fasilitas seperti salon dan laundry kemarin banyak dijumpai pendatang terutama perempuan muda. Jalidin (46), salah satu pengusaha karaoke di Bandungan mengaku resah dengan merebaknya alih fungsi hotel melati yang semakin hari semakin banyak tersebut.

"Kami sudah berupaya mematuhi ketentuan Pemkab Semarang, namun tetap saja resah dengan isu sweping dari sejumlah ormas mengingat sampai saat ini masih banyak hotel yang beralih fungsi menjadi rumah kos. Dengan begitu, tidak menutup kemungkinan para pendatang tetap bisa melakukan aktivitasnya secara terselubung meski tempat karaoke tutup," katanya kepada wartawan.

Menyikapi temuan tersebut, Kepala Dinporabudpar Kabupaten Semarang Partono berjanji akan melakukan kajian dengan intansi terkait sebelum menerapkan langkah di lapangan. "Permasalahan ini tanggungjawab lintas sektoral, hasil dari monitoring akan kami jadikan bahan evaluasi," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang, M Risun memaparkan, bila melihat aturan hukum yang ada, jelas tidak ada ketentuan hotel melati bisa difungsikan menjadi rumah kos.

"Keberadaan rumah kos ada peraturannya sendiri, kesimpulan sementara dari saya di Bandungan sudah terjadi pelanggaran ketentuan operasional hotel melati. Agar tidak semakin menjamur, kami akan menyikapinya dengan melibatkan Dispendukcapil terkait pendataan warga," papar Risun. (H86-SMNetwork/rif)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]