Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Rasain, Trek-trekan Diciduk Polisi!

Fenomena balap liar kembali menyeruak di bulan ramadhan kali ini. Ratusan pebalap liar di Jalan Pahlawan Semarang, dikepung oleh petugas Satlantas Polrestabes Semarang Minggu (14/7) dinihari.

Para remaja pebalap liar yang rata-rata siswa SMP dan SMA itu kalang kabut saat polisi menggerebeknya. Mereka berusaha menggeber knalpot motornya untuk kabur. Akan tetapi upaya kaburnya bertemu jalan buntu, karena petugas Satlantas Polrestabes Semarang telah menutup di setiap ‘gang tikus' yang diperkirakan digunakan untuk kabur.

Ratusan pebalap itu pun pasrah saat merasa tidak bisa lagi tancap gas. Mereka kemudian digiring ke pos Satlantas Simpanglima. Adu kencang di jalur pusat kota itu sedianya dihelat saat menunggu sahur, namun atas operasi tersebut, perhelatan balap liar gagal.

"Rata-rata motor yang diamankan dalam kondisi protolan dan tidak dilengkapi surat-surat. Motor-motor itu memang sudah didesain untuk balap liar," kata Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Faizal, kemarin.

Dikatakan Faizal, pihaknya menggelar razia karena menerima laporan warga adanya balap liar yang meresahkan. "Keberadaan mereka sangat mengganggu pengguna jalan dan membahayakan nyawa, baik nyawa orang lain maupun nyawa pelakunyaa sendiri," katanya.

Selama bulan ramadhan, mereka mangkal menjelang sahur. Tidak hanya nongkrong, tapi justru menghelat balap liar. Sehingga warga yang melintas merasa ketakutan. "Knalpon mereka rata-rata jebolan, sehingga suaranya juga mengganggu masyarakat sekitar," imbuhnya.

Selain membahayakan, perhelatan tersebut tak jarang digunakan untuk ajang judi taruhan. "Mereka masih muda, tidak mempertimbangkaan akibat buruk yang ditimbulkan. Asal tancap gas saja," ujarnya.

Menurut Faizal, operasi kali ini telah dipersiapkan secara matang. Pihak telah memelajari seluk-beluk jalan untuk dilakukan penutupan. "Ada banyak gang yang digunakan untuk lari. Anggota kami sudah melakukan penutupan, di antaranya di Gang Rimba Graha, depan Ace Hardware, dan di jalan masuk menuju Undip," imbuhnya.

Giat operasi semacam ini akan terus dilakukan di sejumlah titik yang diperkirakan digunakan untuk balap liar. "Kami menyita motor. Baru bisa diambil setelah pemiliknya melengkapi dan mengikuti sidang. Sidangnya dilakukan pada 30 Agustus nanti," katanya.

Salah seorang remaja Andi (18) mengaku kaget adanya operasi tersebut. Dia mengaku hanya sekedar jalan-jalan di lokasi tersebut. Dia mengakui permainan itu membahayakan. Namun karena sudah menjadi hobby, akhirnya tetap melakukan hal itu.

"Saya berharap motor segera bisa diambil, nanti saya lengkapi motornya. Juga ada surat-suratnya. Intinya saya akan mengikuti aturan pihak kepolisian," ujar warga Tlogosari itu. (abm/rif)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]