Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

*Kasus Ledakan di Pos Polisi Kaligawe Sebelum Ledakan, Pos Polisi Kosong

Pemeriksaan terhadap anggota Kepolisian terkait teror ledakan di Pos Poslantas di Jalan Kaligawe, Kota Semarang, akan bertambah. Selain Brigadir Bambang Sujadi dan Aiptu Margono, penyidik Polda Jateng akan memeriksa dua anggota Satlantas lainnya, yaitu Aiptu Waluyo dan Brigadir Nur Khamid.

Pemeriksaan terhadap dua anggota polisi itu dikarenakan mereka tidak berada di tempat, sebelum waktu lepas piket jaga usai. Ketika terjadi ledakan pada Senin 16 September, pukul 19.40, Sujadi dan Margono seharusnya belum masuk pada jam piket mereka.

Kabid Humas Polda Jateng AKBP Alloysius Liliek Darmanto menuturkan, jadwal pergantian piket jaga seharusnya dilakukan pada pukul 20.00. Tugas jaga polisi dilakukan selama 12 jam. Namun tanpa alasan jelas Aiptu Waluyo dan Brigadir Nur Khamid sudah tidak ada di tempat sebelum waktu pergantian tiba.

"Ya kalau masuk pukul 08.00, artinya aplos jaga dilakukan pada pukul 20.00. Tapi terbukti dua personel itu tidak ada di tempat saat ledakan terjadi. Nanti sudah pasti pihak Propam Polda akan menindaklanjuti temuan ini. Propam akan melakukan pemeriksaan jika memang ada pelanggaran dari kedua personel kita itu," kata Liliek di ruang pertemuan Humas Polda Jateng, Kamis (19/9).

Dari hasil pemeriksaan Brigadir Bambang Sujadi, diketahui dua personel yang seharusnya masih menyelesaikan tugas hingga pukul 20.00, ternyata sudah tidak berada di tempat. Sujadi tiba di pos pukul 19.30, tanpa ada satu petugas pun berjaga di lokasi. Ketika terjadinya ledakan pukul 19.40, Sujadi berada di bagian timur pos, sedangkan ledakan terjadi di bagian barat.

"Sanksi pasti ada, kalau memang mereka terbukti tidak melaksanakan tugas sesuai aturan," tambahnya.

Untuk sementara, tim yang melakukan pemeriksaan kasus ledakan itu masih fokus pada kronologis dan pemeriksaan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Hal itu dilakukan agar pengungkapan kasus segera selesai.

"Ya, tapi sementara kami tetap fokus dalam pemeriksaan yang langsung berkaitan dengan ledakan itu. Ini agar kasus ini dapat cepat segera diungkap dan pelakunya juga dapat segera ditangkap," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, ledakan keras terjadi di Pos Poslantas Jalan Raya Kaligawe, Semarang, Senin, 16 September malam. Ledakan yang berasal dari jenis bahan peledak low explosive (daya ledak rendah) itu merusak sejumlah bagian bangunan pos. (rif)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]