Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Rob Makin Parah

CAMAT DIMINTA SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS

Kondisi rob terutama di wilayah Kelurahan Bandarharjo, semakin hari kian memrihatinkan. Sejak dinihari kemarin, sejumlah pemukiman warga di Bandarharjo kembali tergenang air rob.

GENANGAN rob di wilayah Bandarharjo diperparah dengan hujan yang terus saja turun. Tanggul Kali Semarang pun akhirnya tidak mampu menampung air.

Air yang menggenang di kawasan itu bukan hanya karena pasangnya air laut, namun juga air kiriman dari daerah atas terus mengalir seiring dengan hujan yang kerap kali turun. Kondisi ini diperparah dengan pompa Kali Baru yang beroperasi penuh guna mengeringkan Polder Tawang.

Salah seorang warga Jalan Cumi-Cumi Raya di kawasan itu, Suharto mengatakan, rob mulai meninggi sejak pukul 02.00 dinihari. “Tidak berapa lama kemudian air melimpas dari Kali Semarang melewati tanggul,” ujarnya. Oleh karena itu pihaknya berharap pemkot segera memberikan solusi agar wilayahnya terbebas dari genangan air.

Menanggapi hal itu, Walikota Semarang Soemarmo HS menuturkan agar camatcamat terutama yang berada di daerah langganan banjir dan rob untuk segera menyiapkan langkah-langkah strategis menanggulangi kondisi tersebut.

Sedangkan di masa mendatang, pemkot akan mensinergikan langkah antisipasi dengan menggandeng Japan Bank for International Cooperation (JBIC) untuk mengatasi rob dan banjir yang terus melanda Kota Semarang.

“Sekarang masa puncak, sebenarnya tidak hanya Semarang, ada yang lebih parah yakni Jakarta. Kondisi alam sekarang ini juga sangat berpengaruh. Maka dari itu kami berharap para camat untuk bekerja keras.

Kita minta lagi data-data rawan banjir, juga cara antisipasinya. Kalau kewalahan sampaikan ke pemkot,” tandasnya.

Antisipasi lain, ungkapnya, yakni dengan kesiapsiagaan tanggap bencana lintas instansi. Dalam waktu dekat, pemkot akan menggelar apel kesiapan personel dan perlengkapan pendukung. “Akan ada gladi siaga bencana, termasuk menyiapkan karung-karung pasir dan sarana prasarana lain,” jelasnya.

Sedangkan langkah lain yakni kerjasama dengan JBIC dalam penanganan banjir dan rob hingga saat ini masih terus berjalan. “Sungai dikeruk, otomatis daya tampung air tambah banyak, elevasi air turun, sehingga daratan akan lebih tinggi dari sungai,” jelasnya.

Pemkot Semarang dan JBIC pada 2009 lalu pernah berkerjasama di tiga paket proyek, yakni paket A, B, dan C. Paket A adalah proyek penanganan Banjirkanal Barat dengan menjadikan Kali Banjirkanal Barat sebagai flood way. Paket B merupakan proyek pembuatan multi propose dam Jatibarang yang mempunyai ketinggian 77 meter dan mampu menampung debit air sebanyak 21 juta m3. Manfaat dari pembangunan proyek multi propose dam Jatibarang ini di antaranya adalah untuk mensuplai tenaga listrik, pengendalian banjir, serta untuk pariwisata.

Sementara paket C yakni proyek penanganan sistem drainase wilayah tengah dengan melaksanakan pengerukan di Kali Semarang, Kali Baru, Kali Asin, dan menjadikan Jalan Arteri Utara sebagai tanggul.

Penanganan Kali Semarang dilaksanakan dengan pembuatan kolam retensi dan stasiun pengendali banjir dengan kapasitas pompa 35 m3 per detik. Untuk peninggian tanggul di sepanjang Jalan Arteri Utara, rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini. (puji)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous