Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Harga Sayuran Anjlok


Pasokan Melimpah: Harga sayur di sejumlah daerah terus merosot, hal itu lebih disebabkan adanya kelebihan stok di sentra pasar sayur. Stok sayuran tersebut berasal dari  wonosobo, Kopeng, Magelang, dan bahkan Malang, Jawa Timur.(Nino Adisumarto)


Enggan Panen, Petani Pilih Menjadikan Bibit
UNGARAN-Harga sayuran di sejumlah daerah di Jateng dalam beberapa pekan terakhir terus merosot, hal ini menyebabkan petani enggan memanen hasil tanamannya. Petani sayuran di Desa Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang misalnya, justru memilih untuk menjadikannya benih. 

Di sejumlah pasar tradisional di Semarang menunjukan dalam beberapa minggu terakhir harga sayur turun hingga 70 persen. Kondisi tersebut menyebabkan petani mengalami kerugian hingga puluhan juta.

Hasil pantauan Harsem di lapangan menyebutkan, harga wortel yang semula Rp 2.500-Rp 3.000/kg saat ini hanya Rp 300/kg demikian juga unclang dan sawi. 

Subakir (53) petani wortel asal Sidomukti mengatakan, harga wortel di tingkat petani yang hanya Rp 300/kg, dinilai sangat merugikan petani. Harga tersebut tidak sepadan dengan biaya ongkos tanamnya perpetak, yakni sekitar 50 m2 yang mencapai Rp 200.000 sekali tanam  dengan asumsi hasil panen sebanyak 200 Kg.

"Dengan biaya tanam yang mahal dan masa tanam sekitar 100 hari, maka harga wortel Rp 300/kg sangat merugikan petani. Idealnya harga wortel itu sekitar Rp 3.000-Rp 4.000/kg dengan keuntungan Rp 600/kg," jelasnya. 

Diungkapkan, saat ini petani Sidomukti memilih tidak melakukan panen, tanaman wortel tersebut dibiarkan membusuk di kebun. "Daripada dipanen dan dijual tapi merugi, lebih baik kami biarkan saja membusuk biar menjadi pupuk," ujarnya lagi.

Soleman Cholik (59) petani sawi dari desa yang sama menambahkan, kerugian akibat anjloknya harga sayuran juga dirasa petani sawi, komoditas tersebut tuturn menjadi Rp 1.000/kg padahal sebelumnya mencapai Rp 2.500. 

Pihaknya memilih tetap memanen karena untuk menutup biaya tanam, sebab kalau tidak dipanen kerugian petani akan semakin membesar. 

Kepala Desa Sidomukti, Budiyah mengaku, saat ini harga komoditas pertanian seperrti wortel, unclang, sawi, kapri dan seledri sedang anjlok. Unclang yang semula harganya antara Rp 8.000-Rp 10.000/kg kini hanya Rp 3.000/kg. 

Sedangkan seledri yang sebelumnya Rp 4.000 turun menjadi  Rp 2.000/kg, kapri harganya cenderung stabil pada kisaran harga Rp 7.000-Rp 8.000/kg. "Harga sayuran yang jatuh yaitu wortel, di tingkat petani  harganya hanya Rp 300/kg, karena putus asa petani tidak mau memanennya, daripada merugi lebih baik dijadikan bibit," paparnya.

Penurunan harga komoditi sayuran lebih disebabkan adanya kelebihan stock di sentra pasar sayur Jetis. Namun disayangkan, stok sayuran tersebut berasal dari  wonosobo, Kopeng, Magelang, dan bahkan Malang, Jawa Timur.

 "Ini yang kami sayangkan, stok sayuran di Pasar Jetis dipenuhi hasil panen dari luar kota. Akhirnya produk sayuran lokal asal Bandungan harganya terjun bebas, dan petani merugi," kata dia. 

Terpisah, Kabid Pertanian pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang, Fadjar Eko mengatakan, sejauh ini untuk mengantisipasi kerugian para petani bertambah banyak, pihaknya akan menjalin kemitraan kepada beberapa pembeli yang biasa menyuplai ke supermarket, restoran, dan hotel.

"Kami telah memberikan penyuluhan kepada petani melalui petugas di lapangan, namun nampaknya tidak diindahkan oleh petani sehingga harga sayur pun menjadi rendah karena <I>overstok<P>. Semoga dengan kerja sama kemitraan dengan supermarket, restoran, dan hotel akan mengurangi beban petani," tandas Fadjar Eko. (ino/14)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous