Puting Beliung Robohkan 2 Rumah
![]() |
| RATA TANAH : Dua rumah di Dukuh Tegowanu Lor, Desa Sidorejo dihantam putting beliung hingga rata dengan tanah |
DEMAK- Awal bulan ini, angin puting beliung menyerang Demak hingga merobohkan dua rumah di Dukuh Tegowanu Lor, Desa Sidorejo.
Selain itu ratusan genting rumah milik warga juga melorot. Hujan dibarengi angin kencang meninggalkan derita bagi warga Sidorejo, Kecamatan Karangawen. Dua rumah milik warga Dukuh Tegowanu Lor Desa Sidorejo, yaitu Maryono (52) dan Suharto (53) roboh rata dengan tanah.
“Sekitar pukul 22.00 angin bersuara menderu, saya menyuruh seluruh keluarga keluar, tak lama hujan yang dibarengi angin merobohkan rumah saya,” aku Maryono, kemarin. Robohnya rumah Maryono bersamaan suara deru angin. Separuh rumahnya yang menjadi ruang tengah dan dapur, roboh rata dengan tanah. Beruntung seluruh anggota keluarganya keluar, sehingga tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Seratus meter dari rumah Maryono, satu unit bangunan rumah milik Suharto juga roboh. Bangunan rumah dari bata dan kayu luluh lantah diterjang angin. “Padahal rumah itu baru saja dibangun, untungnya masih kosong sehingga tak ada yang tertimpa robohan,” ungkap Muslimah (50), tetangga korban.
Sekitar pukul 22.00, Jumat (2/11) kemarin, wilayah dukuh Tegowanu Lor hampir diporak-porandakan oleh lesus. Angin kencang sempat membuat warga ngeri, bahkan sebagian warga hingga mengumandangkan adzan ketika angin menderu-deru. Banyak warga keluar dari rumah, berjaga-jaga bila rumahnya roboh.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material hingga puluhan juta rupiah menimpa warga setempat. Selain dua rumah roboh, ratusan genting rumah milik warga mlorot, sebagian pecah. Keesokan pagi, warga berupaya memperbaiki kondisi rumahnya masing-masing.
Kades Sidorejo Sarjono M mengatakan, musibah ini sudah dilaporkan ke kecamatan, selain mendorong warga untuk bergotong-royong memperbaiki kerusakan rumah. Dirinya juga membentuk Tim Khusus di desa yang bekerja cepat ketika musibah bencana datang. “Setiap tahun desa kami terlanda banjir dan angin puing beliung,” akunya.
Camat Karangawen Yulianto mengakui musibah puting beliung sudah disampaikan ke Bupati dan SKPD terkait agar ada bantuan dari pemerintah. Dia mengakui setiap akhir tahun wilayah kecamatan Karangawen kerap terancam bencana banjir dan angin puting beliung.
Terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Joko Sari menjelaskan ketika ada bencana di wilayah Demak, BPBD segera menggandeng PMI, serta Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA). Mereka melihat lokasi bencana dan memberikan bantuan sembako dan uang tunai. (swi/15)
.jpg)

Post A Comment
No comments :
Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.