Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Akhir Perselingkuhan Kadir-Harni



Perselingkuhan tak ubahnya jeruk yang ranum. Tampak lezat dari luar, tapi rasanya kecut saat dijilat.

Di sebuah hotel melati di Semarang Barat belum lama ini, terjadi kehebohan. Pasangan selingkuh dilabrak seorang wanita. Maka, terjadilah ribut-ribut di hadapan banyak orang. Pelabrak menumpahkan sumpah serapah pada suaminya yang kepergok mau chek in itu.

Si pria, sebut saja Kadir, bungkam karena tak menyangka istrinya nongol saat dia bersama pasangan gelapnya, sebut saja Harni, bersiap ngamar. Wati (nama samaran istrinya) ternyata ngumpet di balik jok belakang mobil Kadir dan diam-diam menguntit sang suami saat masuk lobi.

Tentu saja seluruh rute perjalanan Kadir, mulai keluar dari garasi rumah setelah berbohong pamit ke luar kota, lalu menjemput Harni di gang belakang Polda Jateng, hingga parkir di hotel, diketahui Wati. Juga semua permbicaraan dan adegan seronok Kadir-Harni saat meluncur di atas aspal menuju bantal hotel. Kadir KO, sementara Harni benar-benar gemetar menyimak wajah Wati yang sangar saat ngamuk itu.

Sebenarnya pasangan Kadir-Wati ini tidak punya masalah besar. Penduduk Rejosari ini terlihat rukun-rukun saja di mata para tetangga. Rumah tangganya anteng dengan tiga anak yang nurut. Tak pernah terjadi pertengkaran, apalagi banting-bantingan barang.

Itu karena Wati adalah guru SD yang biasa sabar menghadapi murid-muridnya yang nakal. Dia tahu suaminya mata keranjang. Namun Wati pintar memendam perasaan. Sekuat tenaga ia meredam amarah agar perkawinannya utuh. Baginya, jangan sampai anak-anaknya melihat orang tuanya tak rukun. Wati yang pandai memasak dan hemat belanja ini sangat pintar meredam konflik.

Namun Kadir menyalahgunakan kapasitas istrinya itu dalam mengendalikan emosi. Bukannya bersimpati atas kesabaran sang istri, dia justru ndadi. Merasa diujo, dia menyalurkan nafsunya dengan menyeleweng. Fantasinya tentang seks disalurkan secara ngawur.

Karena ingin mencicipi aneka rasa wanita lain, dia mendekati Harni, pegawai toko onderdil motor yang malamnya nyambi membantu sang paman jualan togel. Mereka sering bertemu karena toko onderdil itu satu ruko dengan kantornya, hingga akhirnya terlibat affair.

Harni yang telah berumur 28 tapi belum menikah, tak menolak saat Kadir mengangkutnya dengan Daihatus Xenia menuju Bandungan, atau hotel-hotel di kawasan Gombel. Cinta satu malam dia nikmati tanpa mempedulikan risikonya.

Affair itu berjalan enam bulan. Dan ketika akhirnya Harni mengalami naas dengan diunen-uneni oleh Wati, di siang bolong, dengan tatapan mata para pengunjung hotel yang menghakiminya, maka ia bertekad insyaf. Ia berjanji akan segera mencari pasangan sejati, dan bersumpah tak akan berselingkuh lagi. (Abdul Mughis)


Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]