Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Batavia Air Pailit Calon Penumpang Bingung Tukarkan Tiket



Para calon penumpang Batavia Air Kota Semarang mengaku kebingungan saat akan menukarkan tiket yang telah dibeli setelah mengetahui maskapai tersebut dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Intan Kusumawati (25), salah seorang calon penumpang Batavia Air yang ditemui di Bandara Internasional Ahmad Yani, Kamis, mengaku sudah membeli dua tiket Batavia Air jurusan Semarang-Pontianak dengan harga Rp 680 untuk penerbangan Jumat (8/2) hari ini.

"Kalau loket Batavia Air di bandara ini ditutup dan disegel terus saya harus minta pertanggungjawaban pada siapa?" lontarnya sedih. Ia menyesalkan tak ada satupun petugas Batavia Air yang menemui calon penumpang terkait pengembalian uang pembelian tiket.

Calon penumpang lain, Ahmad Fitriadi (26), juga mengeluhkan hal serupa setelah mengetahui Batavia Air dinyatakan pailit dari berbagai media massa. "Saya belum tahu apakah uang pembelian tiket penerbangan Batavia Air yang sudah saya beli dapat dikembalikan atau dialihkan ke maskapai lainnya dengan tujuan yang sama," ujarnya.

Berdasarkan pantauan di Bandara A Yani, tidak terlihat antrean calon penumpang Batavia Air yang hendak menukarkan tiket pesawat. Pada loket Batavia Air di bandara yang sudah disegel oleh petugas PT Angkasa Pura I dengan menggunakan stiker "security check" itu tertempel surat pemberitahuan pailit.

Salah satu surat pemberitahuan yang tertempel di kaca loket itu bertuliskan "Kantor ini disegel dan dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam register perkara tanggal 30 Januari 2013 dengan No.77/Pailit/2012/PN.Niaga.Jkt.Pst. Bila ada keperluan dimohon menghubungi: Jl Angkasa Raya Kompleks Indo Ruko No. 20 N Kemayoran, Jakarta Pusat 10120".

General Affair dan Communication Section Head PT Angkasa Pura I Bandara A Yani Anom Fitranggono saat dikonfirmasi mengatakan bahwa penyegelan loket Batavia Air sejak Rabu (30/1) malam itu guna mengamankan aset-aset maskapai penerbangangan yang dinyatakan pailit tersebut.

"Aset Batavia Air di Bandara AYani perlu dijaga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Menurut dia, PT Angkasa Pura I akan berkoordinasi dengan tim kurator terkait aset-aset milik Batavia Air. "Jangan sampai ada pihak-pihak yang mengklaim punya hak atas aset-aset Batavia Air," ujarnya.

Sementara itu, Kantor Perwakilan Batavia Air di Jalan Imam Bonjol Nomor 180 E tertutup dan sama sekali tak ada aktivitas. (rif)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]