Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Dua Buronan Diringkus di Sunan Kuning



Dua buron kasus pencurian diringkus tim Reserse Kriminal Polsek Semarang Barat, Senin (11/2) dinihari. Keduanya digerebek saat sedang asyik “indehoi” di Lokalisasi Sunan Kuning (SK) Semarang.

Identitas dua tersangka masing-masing Budi Prasetyo alias Cokros (27), warga Tawangrejosari, Tawangmas, Semarang Barat; dan Hugo Reza Mubarok (22), warga Perumahan Plamongan Indah, Pedurungan. 

Keduanya pun digelandang tim pimpinan Panitreskrim Polsek Semarang Barat, Iptu Ahkwan sebelum akhirnya dijebloskan ke sel. “Petugas kami melakukan operasi rutin, lalu mendapati gerak-gerik tersangka mencurigakan. Setelah diselidiki, diperoleh informasi, salah satu tersangka adalah buron kasus pencurian,” kata Kapolsek Semarang Barat Kompol Yani Permana, kemarin.

Hasil pemeriksaan, tersangka mengakui melakukan pencurian di sejumlah lokasi. Salah satunya di rumah korban Moh Muklis (30), warga Desa Pilangwetan RT 01/RW 05 Kebonagung Demak, pada Selasa (18/12/2012), sekitar pukul 03.00. Saat itu, mereka menjebol jendela, lalu mencuri motor Yamaha Mio H 3261 ZN dan HP Nokia C6.

"TKP lain, tersangka juga pernah mencuri televisi di Batang dan Purwodadi. Selain itu, di lokalisasi Sunan Kuning sendiri juga pernah melakukan pencurian," kata Yani. Tersangka Budi adalah residivis kasus sejenis. Dia pernah mencuri di Manyaran. Dalam kasus itu, Budi dipenjara 8 bulan.

Budi Prasetyo berdalih, ia melakukan pencurian karena penghasilan sehari-hari tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan. “Gaji saya perjam cuma Rp 10 ribu. Pendapatan perhari rata-rata antar Rp 20 ribu-Rp 30 ribu,” ujar operator karaoke “Wisma Pelangi” di Gang II di Lokalisasi Sunan Kuning ini.

Modus yang digunakan tersangka, keduanya biasanya jalan-jalan berboncengan motor, hingga akhirnya menemukan rumah sasaran. “Biasanya rumah mewah yang terlihat sepi,” ujar pria yang beristri pemandu karaoke (PK) ini.

Sementara tersangka Hugo mengaku membeli motor dari Adi alias Bagong (buron), adik kandung tersangka Budi. "Saya membeli Rp 1,5 juta, lalu kami ganti plat nomornya,'" katanya. Motor tersebut diduga hasil pencurian. Kedua tersangka bakal dilimpahkan ke Polres Demak, karena tempat kejadian di wilayah hukum Demak. (abm/rif)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]