Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Belum Ada Rencana Revitalisasi Pasar Genuk


Pasar Genuk yang baru saja terbakar tidak termasuk pasar yang diprogramkan untuk revitalisasi. Sementara dari penyelidikan pihak kepolisian, penyebab kebakaran pasar itu disimpulkan akibat arus pendek.

DPRD akan evaluasi program revitalisasi pasar tradisional. Rencana itu diungkapkan Ketua Komisi B, Yearzy Ferdian, saat dihubungi, Minggu (3/3). Dia menegaskan, evaluasi tersebut sudah direncakan sebelumnya dan kebetulan terkait dengan peristiwa kebakaran Pasar Genuk.

"Kami akan mengundang eksekutif untuk menggelar evaluasi program itu minggu ini. Evaluasi itu penting, apalagi baru saja sebuah pasar tradisional terbakar. Kami ingin pelaksanaan aturan daerah itu berjalan sesuai rencana dan evaluasi terhadap program yang sudah berjalan jelas harus ada," jelasnya.

Dia mengungkapkan, Pasar Genuk memang tidak termasuk yang akan direvitalisasi. Meski demikian, mengingat kondisinya yang mendesak, dia berharap ada skala prioritas untuk perbaikan pasar itu. Dia ingin, para pedagang yang telah mengalami kerugian akibat kebakaran bisa segera berjualan kembali.

Terkait kabar rencana penutupan beberapa pasar tradisional, Yearzy menegaskan belum mendengar. Dia menegaskan, jika memang ada program itu, maka semestinya berdasar kajian yang matang dan lengkap. Begitu pula jika Pasar Genuk akan disatukan di Pasar Banjardowo. "Program revitalisasi pasar tradisional sejauh ini meliputi perbaikan atau pembangunan ulang pasar-pasar yang ada. Belum ada rencana pemindahan lokasi," tegasnya.

Terpisah, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan melalui Kapolsek Genuk Kompol Hendri Yulianto mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan polisi, penyebab kebakaran Pasar Genuk dikarenakan arus pendek.

''Kami sudah meminta keterangan dua orang saksi yang melihat langsung kejadian bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh arus pendek. Keterangan mereka juga diperkuat dengan hasil labfor yang menyatakan bahwa kebakaran itu dikarenakan arus pendek,'' kata Hendri didampingi Kanitreskrim AKP Suyono. (H84,H35,J12/SMNetwork/sae)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]