Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Tilep 9,7 Miliar, Ketua Gerindra Disel

Ketua DPC Gerindra Solo terantuk batu di Kota Semarang. Ia diduga melakukan penggelapan uang miliaran rupiah, dan kini pria gemuk itu mendekam di sel Polrestabes.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Surakarta, Aris Nuryanto SH (32), ditahan oleh penyidik Reserse Kriminal Polrestabes Semarang. Dia ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan senilai Rp 9,7 miliar.

“Dia kami tahan pada Jum’at (17/7) lalu. Statusnya tersangka,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Elan Subilan melalui Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Harryo Sugihhartono, Minggu (21/7).

Tersangka ditetapkan tersangka atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan. dengan kerugian mencapai Rp 9,7 miliar lebih. Dikatakan Harryo, kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut dilaporkan oleh korban Gunawan, warga Semarang. Korban adalah seorang pemilik perkebunan di daerah, Boja, Kendal.

Kasus ini bermula saat tersangka dan korban melakukan kerjasama bisnis jual beli dalam bidang produk karet.  “Uang milik korban senilai Rp 9,7 miliar telah dipegang oleh terlapor. Akan tetapi dalam perkembangannya, uang tersebut diduga digelapkan oleh terlapor. Kejadiannya di Semarang, tapi barangnya berada di daerah Boja Kabupaten Kendal,” terangnya.

Penahanan tersebut dilakukan setelah melalui proses penyelidikan dan berdasar atas sejumlah pertimbangan. Harryo belum berkenan menjelaskan secara detail terkait kronologis kasus ini. Namun yang jelas, dalam kerjasama  tersebut, terlapor menjanjikan keuntungan terhadap korban.

"Kami telah melakukan penyelidikan, saat ini kasus ini telah kami tingkatkan ke tahap penyidikan hingga kemudian dilakukan penahanan,” tandasnya.

Tersangka Aris Nuryanto mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Semarang kamar X. Dia dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. Hingga saat ini, pihak penyidik Polrestabes Semarang masih melakukan pengembangan penyidikan terhadap kasus yang menimpa politikus ini. (abm)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]