Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Dikejar Polisi, Jaksa Gadungan Sembunyi di Selokan

Seorang pria yang mengaku jaksa harus pasrah saat terjadi kejar-kejaran dengan tim Reskrim Polsek Semarang Tengah. Pria tersebut panik dan bersembunyi di selokan depan Mal Citraland kawasan Simpanglima Semarang.

Tentu saja, dia tak berkutik saat sejumlah petugas menciduknya untuk digelandang ke Mapolsek Semarang tengah. Dia adalah seorang mahasiswa fakultas hukum semester 5 di salah satu universitas di Jambi bernama Raden Noval Renaldy (20).

Raden adalah tersangka yang diburu polisi atas kasus penipuan yang beraksi di sejumlah mal di Semarang. Saat beraksi, ia mengaku sebagai jaksa termuda di dunia untuk mengelabui para korbannya. Raden diketahui merupakan warga asal Jalan Diponegoro, Tekok, Jambi. Di Kota Semarang dia diduga sengaja mencari sasaran aksi kejahatannya.

"Tersangka melakukan penipuan di Mal Paragon, Jalan Pemuda Semarang," kata Kapolsek Semarang Tengah Kompol Hendri Yulianto saat gelar perkara di Polsek Semarang Tengah, Kamis (24/10). “Tersangka berstatus mahasiswa fakultas hukum, semester 5 di salah satu universitas di Jambi. Tapi saat ini, dia sedang cuti," imbuh Hendri.

Aksi tersangka di Semarang dimulai Rabu, 28 Agustus. Dia mengenakan pakaian safari berwarna kekhi beratribut pin Korpri serta papan nama Noveldi P. Pratama, SH. Di Coffe Starbuck Mal Paragon, tersangka melancarkan aksinya.

Dia berkenalan dengan seorang korban, Subagyo (41), warga Jalan Kapas, Genuk, Kota Semarang. Dalam perkenalan itu, tersangka mengenalkan diri sebagai jaksa dari Jakarta yang menangani kasus narkoba di Surabaya.

"Meyakinkan korbannya, tersangka menunjukkan selembar kertas foto kopi surat kabar yang memuat berita tentang dirinya. Di berita koran itu, tersangka sebagai jaksa termuda di dunia. Lengkap dengan seragam resmi Kejaksaan Republik Indonesia. Namun sebenarnya, foto di koran itu adalah hasil editan," ungkapnya.

Korban dan tersangka terlibat perbincangan panjang lebar hingga akhirnya saling bertukar nomor handphone. "Korbannya adalah pebisnis restoran, yang kemudian dirayu untuk kerjasama," imbuh kapolsek.

Pertemuan berikutnya, Sabtu 31 Agustus, sekitar pukul 21.00. Tersangka yang kos di daerah Majapahit itu mengajak bertemu dengan korban di lobi Hotel Crown, Jalan Pemuda, Semarang.

"Raden mengaku mempunyai banyak link untuk membangun usaha restoran. Korban yang sudah terpana akhirnya percaya. Hingga saat Raden mengutarakan niat meminjam uang senilai Rp 2 juta dengan alasan untuk servis mobil," imbuhnya.

Korban pun akhirnya memberikan uang Rp 2 juta kepada tersangka. Raden janji akan mengganti dengan cara transfer melalui mobile banking. "Ternyata, usai mendapatkan uang itu, tersangka menghilang. Korban pun kehilangan jejak, akhirnya lapor polisi," imbuhnya.

Kanit Reskrim Iptu Riko Fermi Rembrata menambahkan, tersangka berhasil diringkus pada Sabtu (12/10) di Mal Citraland, Semarang. Kepolisian melacak melalui nomor handphone tersangka.

"Kami berhasil menemukan keberadaan tersangka di kawasan Simpanglima. Saat hendak kami tangkap, dia berusaha kabur dan bersembunyi di dalam selokan di depan Citraland," jelas Hendri.

Dari tangannya, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu setel seragam safari lengkap dengan pin Korpri dan papan nama, satu jaket hitam, serta fotokopi surat kabar dengan judul berita "Jaksa Termuda di Dunia."

Tersangka Raden mengaku datang ke Semarang hanya ingin bermain. Dia berdalih tidak cocok dengan keluarga di rumahnya. "Orang tua saya sudah cerai. Saya bingung mau ke mana. Uang saya juga sudah habis," katanya.

Tim kepolisian menduga aksi tersangka tidak hanya terjadi sekali. Tersangka diduga juga melakukan aksi serupa sebelumnya. Sasarannya di mal-mal. Hingga saat ini, kasus ini masih dalam pengembangan penyelidikan. (abm/rif)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]