Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Penggenangan Waduk Tunggu Relokasi SUTT Selesai

BENDUNG UTAMA : Pembangunan maindam Waduk Jatibarang Kecamatan Gunungpati telah mencapai elevasi 147 meter dari target 157 meter.
PEMBANGUNAN Waduk Jatibarang di Kecamatan Gunungpati hingga per 23 Oktober telah mencapai progres 91,1580% dengan elevasi maindam 147 meter dari target 157 meter. Sementara untuk proses penggenangan waduk berkapasitas 20,4 juta m3 yang diperkirakan dilaksanakan sekitar pertengahan November, mundur pada pertengahan Desember.
 
PPK Pembangunan Waduk Jatibarang, Duki Malindo mengatakan, mundurnya proses penggenangan tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor yakni adanya perbaikan pondasi, berkurangnya musim kering, dan relokasi tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KVA yang belum selesai.
 
''Ada 7 tower SUTT di daerah genangan yang direlokasi menjadi ke 12 titik tower. Dari seluruh tower tersebut, 9 diantaranya sudah berdiri dan 3 masih dalam proses,'' kata Duki, Rabu (30/10). Relokasi tower ini diperkirakan selesai pada November dan dilanjukan dengan penarikan kabel listrik oleh pihak PLN.
 
Karena beberapa kendala tersebut, pembangunan maindam yanga diperkirakan selesai akhir Oktober begeser sekitar 17 hari hingga November. ''Sebelum dilakukan pengisian atau penggenangan waduk, kami masih menunggu proses sertifikasi dan rekomendasi dari komisi keamanan bendungan. Apakah bendungan sudah aman untuk digenangi atau belum dan kondisi cuacanya bagaimana,'' katanya.
 
Waktu penggenangan waduk sendiri, menurut dia juga masih tentatif yakni diperkirakan sekitar minggu kedua atau ketiga Desember yang diikuti dengan penutupan saluran pengelak. Penggenangan pertama ini masih dimonitoring untuk mengetahui apakah ada kebocoran di tubuh bendungan atau tidak.
 
''Penggenangan pertama dilakukan selama sebulan hingga tinggi air mencapai saluran intake air baku. Jika tidak terjadi kebocoran, penggenangan akan dinaikkan hingga air melimpas di spillway dan setelah itu waduk baru diresmikan,'' ujarnya.
 
Terkait pembangunan jembatan utama Goa Kreo, Koordinator Lapangan Pembangunan Waduk Jatibarang, Rino Ari Wibowo menambahkan bahwa proyek tersebut sudah selesai dan masih dalam tahap pemeliharaan. Sedangkan untuk jembatan kedua yang menghubungkan area parkir menuju jembatan utama masih dalam proses. ''Kami masih menutup akses menuju Goa Kreo untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,'' pungkasnya. (SMNetwork/J12-sae)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]