Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

5 Rumah Ambruk, Ratusan Rusak Lima Kecamatan Diterjang Lisus

Seorang warga mencoba menyelamatkan sepeda motor di runtuhan warung makan yang ambruk di depan RS Islam Klaten setelah disapu lisus.
KLATEN-Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang lima kecamatan di Kabupaten Klaten, Selasa (5/11). Lima rumah ambruk, ratusan rumah lain rusak, jaringan listrik padam, pohon bertumbangan dan satu korban luka ringan tertimpa reruntuhan.
    
'' Saya jajan di warung saat angin sangat kencang menghantam,'' kata Saiful (24) warga Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Selasa (5/11). Angin lisus itu menurut Saiful bermula pukul 13.40 mendung gelap datang dari timur. Tak berapa lama hujan deras dan semakin lebat. Dari arah tenggara angin dengan kecepatan tinggi menderu. Angin menghantam apa saja di dekatnya. Pohon di depan RSI ke arah JL Karanganom ambruk.
    
Lisus mengobrak-abrik area parkir RSI, atap gedung RSI dan puluhan lapak PKL depan RS Islam. Angin juga semakin kencang menggoyang warung bakso tempatnya makan. Tiang rumah sekaligus warung milik Kirman (40) itu mulai terangkat angin. Dia lari meninggalkan sepeda motor Yamaha Mio AD 5607 PL miliknya dan terimpa kayu hingga luka sobek di tangan. Para pengunjung warung lain kabur ke bangunan yang lebih aman meninggalkan sepeda motor. Rumah warung itu ambruk, disusul  warung milik Manto (50) di dekatnya. Lima sepeda motor milik warga yang sedang makan tertimbun dua rumah yang rata dengan tanah. Selain dua warung, dua rumah warga lain juga ambruk. Ratusan rumah lain di Kecamatan Klaten Utara bagian timur rusak bagian atap dan pohon bertumbangan.
    
Badri (50) pedagang di depan RSI mengatakan angin sangat kuat. Saat dia lari seperti terhempas sebab diputar angin. '' Lapak saya rusak berat dan milik puluhan pedagang lain,'' ungkapnya. Selain di Kecamatan Klaten Utara sekitar RS Islam, lisus juga menghantam Kecamatan Trucuk. Banyak rumah rusak atapnya, pohon bertumbangan dan satu rumah warga roboh tertimpa pohon. Dampak angin serupa dirasakan di Kecamatan Ngawen, Ceper dan Bayat. Di Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, tujuh tiang PLN roboh dan pasokan listrik padam. Tim SAR, PLN, BPBD, Polres, TNI turun membersihkan lokasi.
    
Asisten Menejer Jaringan PT PLN Klaten, Suhari mengatakan tim langsung turun ke lokasi. '' Sementara kami padamkan agar tak berbahaya,'' jelasnya. Selama tiga hari terjangan lisus, PLN sudah merugi ratusan juta. Sebab di Desa Kingkang , Kecamatan  Wonosari dan Desa Daleman, Kecamatan Tulung sehari sebelumnya jaringan juga putus. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Klaten, Sri Winoto SH mengatakan data sementara kerusakan di lima kecamatan. Lima rumah roboh dan tidak ada korban jiwa. Kerugian belum bisa ditaksir termasuk kejadian dua hari sebelumnya sebab pendataan belum selesai. (H34/SMNetwork/njs)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]