Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Yang Berbeda dari Pawai Dugder

Walikota Tampil ala Sultan Mataram Roti Ganjel Rel akan Ditradisikan

PERHELATAN pesta penyambutan datangnya Ramadan di Kota Semarang kemarin sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya dari segi bentuk ritual pawai dugder yang menampilkan warna-warni binatang imajinatif Semarang berupa Warak Ngendok. Tetapi juga dari sisi kostum yang dipakai pasangan walikota dan wakil walikota, juga jenis kendaraan yang ditumpanginya.

Dalam pawai dugder kemarin, Walikota Soemarmo mengenakan pakaian adat kesultanan ala Kerajaan Mataram dengan penutup kepala berjenis khuluk. Sedang Wakil Walikota Hendrar Prihadi tetap mengenakan pakaian adat khas Semarang dengan penutup kepala jenis iket wulung. Khuluk berbentuk bulat memanjang ke atas, sedang iket wulung semacam blangkon yang cara pemakaiannya hanya sekadar diikat melingkari kepala.

Masih dari sisi kostum, dalam sejarah semarangan, pakaian adat yang biasa digunakan oleh seorang kanjeng bupati berwarna dasar hitam, dan bukan warna merah. Apalagi seorang wakil bupati yang sebetulnya tidak ada dalam sejarahnya. Perbedaan lain dari pawai dugder kali ini, adanya pembagian kue khas Semarang yaitu Ganjel Ril kepada khalayak masyarakat pengunjung dugder. Pada tahun-tahun sebelumnya, pembagian kue khas Semarang ini ditiadakan.

Perbedaan juga terlihat dari pemakaian kendaraan yang ditumpangi walikota selaku Kanjeng Bupati RM Aryo Purboningrat dan wakilnya selaku wakil bupati, yang berbentuk kereta kencana untuk walikota dan andong untuk wakil walikota.

Sebagai kanjeng bupati, kendaraan yang digunakannya bukanlah kereta kencana. Sebab kereta kencana merupakan kendaraan resmi kesultanan atau raja.

Dinilai Kurang Tepat
Menurut budayawan Jawahir Muhammad, yang sebenarnya juga menjadi salah satu panitia dugder di MAJT, pemilihan-pemilihan kostum dan juga kendaraan yang ditumpangi walikota dan wakil walikota kurang tepat dalam dugderan kali ini. Sehingga dugderan kali ini sangat berpotensi menimbulkan bias dalam persepsi masyarakat tentang adat, tradisi, dan budaya semarangan.

“Pada prinsipnya tradisi itu bisa saja dibuat orang sehingga dalam perjalanannya tidak stagnan. Tetapi ada satu etika dalam merekonstruksi tradisi. Etikanya harus taat pakem, karena yang kita lakukan itu memiliki nilai-nilai yang diyakini sebagai satu visi pandangan orang tentang nilai.

Yang diyakini publik Semarang, Bupati Semarang akan mengenakan pakaian adat Semarang. bukan pakain adat kebesaran model Yogjakarta. Sehingga pemilihanpemilihan inilah yang kurang tepat.

Begitu juga dengan kereta kencana yang ditumpangi walikota. Kalau menggunakan pendekatan tata nilai lokal, kereta kencana kelasnya raja. Sementara kanjeng bupati tatarannya masih jauh dari raja. Kereta kencana itu agak berlebihan,” terang Jawahir.

Mengenai pembagian kue khas Semarang Ganjel Ril yang dibagikan, Jawahir mengaku tidak cukup mempermasalahkannya. Bahkan menurutnya itu sah-sah saja sebagai bentuk penciptaan tradisi baru. Ia juga sangat sepakat jika dalam perhelatan pawai dugder tahun-tahun berikutnya, tradisi pembagian roti Ganjel Ril tetap dipertahankan terus. Karena dalam pandangannya, itu bisa diartikan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.

Seperti biasa, rute ritual pawai dugder dalam rangka penyambutan datangnya Ramadan kali ini tidak jauh berbeda dengan tahuntahun sebelumnya.

Sebelum rombongan sampai di Masjid Agung Semarang Kauman, terlebih dahulu Kanjeng Bupati dan rakyat Kota Semarang melakukan upacara pembukaan di halaman balaikota.

Turut serta dalam pawai kemarin, arak-arakan patung-patung Warak Ngendok dari isntansi pemerintahan dan swasta di Kota Semarang. Dengan adanya tradisi dugder kali ini, maka sudah dipastikan jika mulai hari ini, masyarakat Kota Semarang mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan. (abas-harian semarang)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous