Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Jarah Warung, Bonek Nyaris Dimassa

Para suporter bonek digiring ke Polres Demak karena menjarah sejumlah warung

Oleh Sukma Wijaya

Ulah suporter sepakbola kian memprihatinkan. Selain menjarah warung, mereka mengancam melempari truk menggunakan batu.

AKIBAT menjarah sejumlah warung, belasan remaja yang mengaku suporter bonek (bondo nekat) nyaris  menjadi korban amukan puluhan warga Desa Jogoloyo, Wonosalam.  Awalnya, kemarin pagi warga geram dengan ulah kelompok remaja yang mengaku suporter sepakbola asal Surabaya. Mereka secara paksa mencegat truk bahkan menjarah warung di pinggir jalan lingkar Demak.  

Beruntung sebelum amuk massa terjadi, sejumlah perangkat Desa Jogoloyo dan aparat Resmob Polres Demak berhasil mencegahnya. ‘‘Sendainya tidak dicegah kelompok suporter itu sudah  di massa oleh warga," ungkap Sekdes Jogoloyo, Noor Al Hidayah kepada Harsem.

Dijelaskan, puluhan warga yang sudah terlanjur jengkel dengan ulah kelompok remaja tersebut, berkumpul di pinggir jalan lingkar. Warga jengkel dengan ulah mereka mencegati truk dengan mengacung-acungkan batu.

Mereka tidak menghiraukan ramainya lalulintas. Truk yang dihentikan rata-rata berbak terbuka. Namun banyak pengendara truk takut, lebih memilih mempercepat laju kendaraan daripada membawa suporter yang kebanyakan berpakaian kumal tersebut.

Karena terusik dengan ulah belasan suporter, secara  bergelombang warga berdatangan di sekitar jalan lingkar. Sempat terjadi adu mulut ketika para bonek tidak bersedia diajak bicara.

Dianggap menantang, warga-pun mengamuk. Belasan Bonek dikeroyok beramai-ramai. Beruntung saat kemarahan warga memuncak datang tokoh pemuda, perangkat desa dan Unit Resmob Polres Demak yang langsung melerai warga.

Dan 10  suporter itu berhasil diamankan di Balai Desa Jogoloyo, sebelum dibawa ke Mapolres Demak. Namun remaja bonek lebih memilih kabur, dan belum diketahui keberadaannya.

"Kami akan menuju Jepara, akan menonton pertandingan Indonesia Super League (IPL) antara Persebaya (Surabaya) dan Persijap (Jepara) di Gelora Bumi Kartini," aku Andre (19) seorang dari anggota Bonek yang diamankan.

Andre mengatakan, sebenarnya rekan-rekannya tidak ingin berbuat onar. Karena tak punya uang, mereka ingin mencegat truk yang menuju Jepara. Namun kelompok Bonek ini menolak dianggap akan menjarah warung.

Sebelum sampai di Demak, mereka sempat di jalan-jalan di kompleks Simpanglima Semarang, tambah Arifin (20) anggota Bonek lainnya. Bahkan sempat di Tugu Muda, kemudian menumpang truk. Karena truk yang ditumpanginya berhenti di Demak, mereka terlantar di seputar jalan lingkar.

Kapolres Demak AKBP Sigit Widodo melalui Kasubag Humas AKP Sutomo mengemukakan pihaknya mengamankan supporter bonek di Mapolres. Selain dilakukan pendataan juga diberi pembinaan agar suporter sepakbola itu tak berbuat anarkis saat mendukung penampilan timnya di laga tandang. (nji)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous