Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Pengecer Gentayangan di SPBU


ANTRE JERIGEN: Sejumlah pengecer solar berburu BBM dengan membawa jerigen


DEMAK-Jelang kenaikan harga, sejumlah pengecer berburu BBM ke sejumlah SPBU. Mereka menyaru nelayan yang mencari solar untuk perbekalan melaut.

TINGGINYA permintaan bahan bakar minyak (BBM), sejumlah nelayan Bonang mencari solar di pengecer. Untuk memenuhi permintaan, pengecer berburu solar di berbagai SPBU. Apalagi, cuaca tengah bersahabat sehingga banyak kapal yang berlayar.

"Saya sudah mendapat rekomendasi dari Disperindagkop untuk membeli Solar," kata Irhamna kepada Harsem saat membeli Solar di SPBU 44 595 11 Desa Karangmlati. Dia mengaku bekerja sebagai nelayan, namun ketika ditanya jenis GT (grosstons) perahunya, Irhamna tidak tahu. Ketika ditanya besar mesin perahunya, kenapa hari ini (Selasa 27/3) beli Solar 200 liter, dia pun bingung.

Akhirnya dengan sedikit malu, Irhamna warga Desa Betawalang RT 08 RW 04 Bonang, mengakui dirinya adalah pengecer. Rekomendasi yang dibawanya untuk membeli solar adalah 420 liter per-minggu. Tapi aneh saat ditanyai dia beli solar 200 liter, dijawab untuk kebutuhan sehari.

Di hari yang sama, Jumani warga Desa Purworejo Bonang membeli Solar sebanyak 200 liter. Dia menaku semua solar untuk kebutuhan melaut. Ditemui, pengawas SPBU 44 595 11 Desa Karangmlati, Nur Wahid mengatakan pihaknya melayani pembelian BBM menggunakan jerigen asalkan membawa surat rekomendasi dari Dinperindagkop. "Pengisian disesuaikan dengan izin. Kalau ada surat kapal diberi minimal 200 liter per hari," katanya. Bila tanpa surat kapal,  pihaknya tidak mau memberi BBM sampai 200 liter, namun hanya separuh dari yang diizinkan.

Terpisah, Kabid Perdagangan Dinperindagkop, Akhmad Sulkhan menjelaskan, dulu Dinperindagkop pernah membuat surat rekomendasi pembelian BBM untuk nelayan. Namun sekarang sudah menjadi kewenangan dari Dinas Kelautan Perikanan. Untuk pembelian Solar 430 liter per-minggu, kata Sulkhan, seharusnya SPBU terkait mengecek atau minimal mempunyai log absen pembelian atas nama izin yang bersangkutan. Sehingga tidak melayani pembelian sampai 200 liter dalam sehari.

"Solar hanya boleh di jual untuk truk bukan untuk kepentingann. Karena kebutuhan nelayan sudah disediakan di SPBBN Bonang dan Wedung," ungkap Sulkhan kemarin. Lanjutnya ke depan mulai April, pihaknya akan menertibkan surat rekomendasi. Hal ini menyusul diberlakukannya Perpes RI No 15 tahun 2012 tentang harga jual eceran bahan bakar minyak dalam negeri. Pihaknya sudah meminta semua SPBU untuk melarang pembelian BBM dalam jerigen kepada siapa saja, sehari sebelum 1 April. (swi/16)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous