Home » , » Olah Limbah Plastik Jadi Bunga

Olah Limbah Plastik Jadi Bunga

Written By amoy ya annisaa on Selasa, 29 Mei 2012 | 15.26

LIHAT KARYA: Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Semarang Selatan Annisa Kukuh Sudarmanto melihat hasil karya anggotanya
(HARSEM/WARA MERDEKAWATI)

SEMARANG SELATAN-Bunga-bunga beraneka warna yang ditampilkan dalam vas di aula Kecamatan Semarang Selatan tampak cantik. Namun siapa sangka, bunga-bunga tersebut terbuat dari limbah plastik.

Itulah kreasi kelompok PKK kelurahan se-Kecamatan Semarang Selatan yang sedang mengikuti lomba membuat bunga hias berbahan dasar limbah. Berkat ketelatenan mereka, sampah plastik justru bisa diolah menjadi karya seni yang cantik.

Ketua TP PKK Kecamatan Semarang Selatan Annisa Kukuh Sudarmanto mengatakan, kegiatan pembuatan olah limbah plastik yang dibuat menjadi bunga ini bermula dari keinginan untuk mengurangi volume sampah yang cukup banyak.

“Salah satu wujud kepedulian untuk mengurangi volume sampah, kita pun berkreasi dengan menggunakan sampah anorganik untuk diolah menjadi berbagai barang yang memiliki nilai jual,” katanya.

Annisa menuturkan, kegiatan pembuatan bunga dari palstik limbah, para anggota PKK sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari tingkat kota maupun kecamatan.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang dilakukan di tingkat kota. Untuk memotivasi anggota, kita adakan lomba kreasi membuat bunga dari limbah,” tuturnya.

Terbukti, bunga olahan limbah dari plastik ini tidak kalah dengan bunga plastik pada umumnya. Apalagi, semua komponen bunga seperti daun maupun kelopak bunga berasal dari limbah plastik.

“Semua komponen mulai dari daunnya dari limbah plastik. Kenapa plastik? Karena sampah plastik merupakan salah satu sampah yang sulit mengurai dengan tanah. Sebagai tindakan penyelamatan lingkungan, maka sampah plastik dimanfaatkan menjadi sebuah karya seni,” lanjutnya.

Selain itu, sampah plastik seperti tas kresek, botol dan lain sebagainya, dimanfaatkan dengan mengolahnya menjadi sebuah karya seni. Di antaranya, menjadi tas, dan sandal. Mengenai pemasaran, kerajinan ini selalu diikutkan dalam kegiatan pameran.

“Kegiatan olah limbah sampah anorganik ini sudah dilakukan warga di Kelurahan Lamper Tengah. Diharapkan bisa dikembangkan, tentunya untuk meningkatkan perekonomian warga,” pungkasnya. (wam/16)

Share this article :

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. HARIAN SEMARANG - Semarang Banget - All Rights Reserved
Template Created by Mas Fatoni Published by Tonitok
Proudly powered by Blogger