Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Beras Demak Berkualitas

CEK KUALITAS : Kepala Gudang Bulog 103 Demak Wahir Maserang memperlihatkan kualitas
beras bulog Demak yang bagu
DEMAK-Berkali-kali diisukan, kualitas beras dari Demak jelek, bahkan berkutu. Wahir Maserang selaku Kepala Gudang Bulog 103 Demak merasa prihatin, bila beras asal petani Demak dikatakan buruk.

Selama bertahun-tahun, Bulog Demak mampu mengejar target volume pembelian pemerintah. Pembelian beras dari petani atau mitra Bulog tersebut, biasa untuk kebutuhan beras miskin (Raskin) dan cadangan beras pemerintah (CBP) yang biasa digunakan di bencana alam.

Bulog tak kesulitan harus membeli beras dari mitra asal Demak varietas IR 64 dengan kualitas bagus. “Selama ini kualitas beras Demak baik-baik saja, Bulog bisa membeli beras kualitas bagus dengan kadar air di bawah 14 persen,” kata Wahir setelah pengecekan kondisi beras di Gudang Bulog Demak secara reguler, kemarin.

Pembelian beras dengan kadar air rendah, dimaksudkan beras tersebut tak mudah rusak bila harus disimpan dalam jangka waktu yang lama. Bila kondisi beras masih basah akan mudah bau dan busuk.

Terbukti, di gudang masih tersimpan beras berton-ton dari hasil pembelian pada bulan Maret 2012, namun kondisi beras masih bagus dan tidak rusak. Tahun ini, pihaknya telah membeli beras Demak sebanyak 15.000 ton, seterusnya tahun 2013 akan direncanakan target pembelian mencapai 40.000 ton.

Kondisi ini menunjukkan Bulog percaya dengan kualitas beras Demak. Terkait dengan kutu, menurut Wahir, hal ini terjadi akibat sistem penyimpanan beras yang kurang sehat.  Beras  disimpan dalam satu gudang, namun tanpa disertai dengan perawatan intensif akan memunculkan hama sejenis kutu atau tikus.

Di gudang Bulog setiap tiga bulan sekali dilakukan fungidasi, sehingga hama beras akan mati. Upaya ini tak mengurangi kualitas gizi beras. “Bila ada kutu di beras, berarti beras itu bukan hasil penyimpanan dari gudang Bulog Demak, bisa saja dari gudang lain,” tegasnya.

Selama ini gudang Bulog membeli beras dengan HPP (Harga Pembelian Pemerintah) beras senilai Rp 6.600 per kg, sesuai dengan Inpres No 7 tahun 2012 tentang HPP Gabah dan Beras. (swi/tab)


Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]
Create gif animations. Loogix.com. Animated avatars. Animated avatar. Motley Animated avatar. Gif animator. Animated avatar. Gif animator. Zoom Gif animator. Motley Create gif animations. Zoom Animated avatar. Movie Create gif animations. Gif animator. Zoom Animated avatar. Loogix.com. Animated avatars. Negative Animated avatar. Zoom Rumah Zakat Animated avatar. Negative Babyface, Harian Semarang liquid executive club, tonitok rendezvous