Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi Gubernur Minta Dicari Penyebabnya



SEMARANG-Karena angka kematian ibu dan bayi di provinsi ini masih tinggi, Gubernur Jateng Bibit Waluyo menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng untuk segera mencari penyebabnya. Hal itu disampaikannya, seusai acara Rapat Kerja Kesehatan Daerah Jateng: Konsolidasi Percepatan Pencapaian Target Pembangunan Kesehatan dan MDG’s di Hotel Patra Jalan Sisingamangaraja Semarang, kemarin.

    Ia mengaku heran dengan kondisi besarnya angka kematian ibu dan bayi di Jateng tersebut. Karena, data Dinkes Jateng menyebutkan, angka kekurangan gizi sudah membaik pada 2012 lalu.

    “Angka kematian ibu dan bayi itu masih tinggi. Itu mengapa? Harus dicari penyebabnya. Karena, kekurangan gizi selama ini sudah diperbaiki. Ini harus dicari datanya dengan fakta di  lapangan,” imbaunya.

    Ia berharap, dengan melakukan langkah validasi di lapangan itu, maka target pembangunan kesehatan di Jateng dapat tercapai. “Hal itu sebagai upaya agar langkah pada 2013 ini bisa lebih baik lagi dibanding pada tahun lalu,” harapnya.

    Sementara, Kepala Dinkes Jateng Anung Sugihantono mengakui kasus kematian tersebut relatif stagnan sejak 2011 hingga 2012 lalu. Tercatat, angka kematian ibu saat kehamilan dan persalinan pada 2011 mencapai 668 kasus, sedangkan pada 2012 lalu mencapai 675 kasus.

    Untuk jumlah ibu hamil di Jateng sendiri, pada 2011 mencapai 592.000 orang dan pada 2012 lalu mencapai 604.000 orang. “Secara proporsional, angkanya memang tidak jauh beda. Kita akan melakukan validasi data di lapangan untuk mengetahui pasti sekaligus mencari penyebabnya,” kata Anung.

Data Dinkes juga menyebutkan daerah di Jateng yang memiliki kasus kematian ibu dan bayi kerap terjadi di daerah Brebes, Pemalang, Grobogan, Pekalongan, Tegal, Cilacap. Angka tertinggi di Brebes yakni sebanyak 51 kasus pada tahun lalu. (ano/tab)

Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]