Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Belajar Banden Presto, Lepas dari Bank Titil


Peserta pelatihan banding presto terlihat antusias mengikuti kursus. HARSEM/WARA MERDEKAWATI




BAMBANKEREP-Bagi pelaku usaha kecil menengah, pengadaan modal sering menjadi kendala untuk mengembangkan usaha. Maka dari itulah melalui program unit ekonomi bergulir (ekolir) yang menjadi salah satu kegiatan BKM Bina Sejahtera Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan.

Koordinator BKM Bina Sejahtera Sri Sudarsono mengatakan, kegiatan ekolir sudah dilaksanakan sejak tahun 2010. Dengan adanya unit ini mampu melepaskan warga dari jeratan bank titil. Pasalnya, banyak warga yang memiliki usaha tetapi terkendala modal.

“Dari tahun 2010 kita memberikan peminjaman modal melalui ekonomi bergulir. Yang membantu warga miskin dalam hal pengadaan modal,” katanya.

Dikatakan, untuk memperoleh pinjaman tersebut, warga harus membentuk kelompok, yang sering disebut kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Di Kelurahan Bambankerep hingga saat ini ada sekitar 87 KSM yang masih aktif.

“Mulai tahun 2010 hingga sekarang tidak ada kemacetan dalam pengembalian. Bahkan keuntungan yang diperoleh di akhir 2012 mencapai 27 juta,” jelasnya.

Selain unit ekonomi bergulir, BKM juga memiliki unit social yang memberikan pelatihan-pelatihan sebagai bekal kemampuan warga miskin untuk meningkatkan kesejahteraannya. Seperti pelatihan banding presti yang diikuti sejumlah warga belum lama ini.

Ada pula pelatihan jahit, bengkel las dan computer yang diikuti sebanyak 20 peserta. Bahkan, tujuh peserta diantaranya kini sudah bekerja. Menurutnya, pelatihan ini bisa memberdayakan warga.

“Meningkatkan skill warga miskin sebagai bekal mereka. Tahun ini ada dua program yang sudah dilaksanakan untuk pengentasan kemiskinan,” lanjutnya.

Sedangkan di unit lingkungan, telah dilakukan bedah rumah di wilayah RT 01 RW 02 Pucung Bambankerep. Dengan alokasi dana per rumah yang berbeda, disesuaikan dengan skala prioritas perbaikan.

“Melalui BKM sudah dapat menekan angka kemiskinan sebesar 12-15%. Disini kantong kemiskinan berada di wilayah RW 01 dan RW 02 tepatnya daerah Pucung dekat TPA Jatibarang,” ujarnya. (wam/nji)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]