Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Bupati Jepara Beri Santunan Keluarga Korban Bunuh Diri

HARSEM/SMNetwork/Akhmad Efendi
Kepala Sekolah SD Negeri 1 Ngeling Kecamatan Pecangaan, Jepara menunjukkan surat izin Safrina Aisya Putri yang ikut bunuh diri bersama bapaknya.





JEPARA - Imron Rosyadi (34) dan Safrina Aisya Putri (10), dua korban bunuh diri pada Senin (28/1), dimakamkan di tempat pemakaman desa oleh keluarga, kemarin.
 
Dalam proses pemakaman, hadir para kerabat dan tetangga. Bahkan, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi juga menyempatkan hadir, untuk menyampaikan bela sungkawa dan memberikan santunan.
 
Dalam kesempatan itu, muncul pernyataan mengenai korban Imron yang dikenal supel alias mudah bergaul dan pembawaannya ceria. Sedangkan Aisya Putri tampak bersikap wajar saat sekolah. Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SD Negeri 1 Ngeling Kecamatan Pecangaan Sakum saat ditemui wartawan usai pemakaman.
 
“Saya orang Desa Ngeling, sedangkan Imron adalah Desa Troso, tetapi bertetangga. Sejauh saya tahu korban memang mudah bergaul dan santai. Almarhum juga memiliki kemampuan serba bisa seperti menjadi tukang batu dan tukang kayu. Tapi, setelah dengar dia bunuh diri saya  kaget,” jelasnya.
 
Disinggung lebih detail soal Aisya Putri, Sakum yang didampingi salah seorang guru Yasir mejelaskan wajar seperti anak-anak yang lain. Prestasi juga cukup baik. “Sebelum peristiwa itu, Aisya Putri menitipkan surat izin tidak masuk pada Sabtu (26/1) karena ada kepentingan mendadak. Kami tidak menduga kemudian pada Senin (28/1) terjadi peristiwa bunuh diri,” jelasnya.
 
Sementara itu, Bupati Jepara bersama pejabat terkait berkunjung  ke rumah korban  menyerahkan bantuan berupa uang Rp 1 juta dari PMI serta  beras 25 kilogram dan mi instan satu dus dari Dinsosnakertrans yang diterima langsung Fadlan, orangtua korban. 
 
Imron Rosyadi dan Aisya Putri ditemukan tewas pada Senin (28/1) di kolam mini terbuat dari terpal yang ditempatkan di dalam kamar. Kolam mini itu lantas dialiri listrik. Kedua korban itu tewas bunuh diri karena berdasar pemeriksaan kepolisian dan dokter tidak ada tanda-tanda penganiayaan. (H75/SMNetwork/njs)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]