Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Cuci Mobil, Emas Batangan Hilang Kerugian Ditaksir Rp 21 Juta



Jangan meninggalkan uang atau barang berharga di dalam mobil saat mobil dicucikan. Bisa-bisa kita kemalingan seperti dialami suami istri ini.

Pengantin baru asal Tegal ini benar-benar sial. Maskawin berupa emas batangan 20 gram miliknya raib misterius. Emas itu diduga lenyap saat mobil dicuci di tempat pencucian “Bright Wash” di kompleks SPBU Jalan Ahmad Yani Semarang. Terpaksa, romantisme bulan madu pengantin baru ini berujung di kantor polisi.

Pasangan itu adalah Ahmad Ahsanu Ghozi (25) dan Maemunah Ali Achmad (25), warga Jalan Kepodang 5, RT 08/RW 04, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Tegal.

“Saya tidak habis pikir, kenapa bisa hilang. Emas batangan seberat 20 gram itu saya simpan di dompet warna cokelat. Posisi dompet itu di samping jok tempat duduk depan,” ujar Maemunah saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Senin (28/1).

Pada Minggu (27/1) sekitar pukul 08.10, ia bersama suaminya mencucikan mobil Honda CRV D-369-ZA di tempat cuci mobil “Bright Wash” di SPBU Jalan Ahmad Yani. “Kami kemudian duduk di ruang tunggu. Sekitar sejam kemudian proses pencucian selesai. Kami membayar biaya cuci Rp 30 ribu. Setelah itu langsung pulang ke rumah kakak di Rumah Dinas Kantor Pos Jalan Seroja Timur 2/5,” katanya.

Pencurian itu baru diketahuinya beberapa saat hendak masuk rumah. Ia teringat kunci rumah tersebut disimpan di dalam dompet, termasuk emas batangan itu. “Saya bergegas mencari di mobil. Kaget setengah mati saya sebab dompet yang semula saya taruh di samping jok depan hilang,” tuturnya sedih.

Maemunah pun bergegas memberitahu suaminya. Namun Ahsanu mengaku tidak tahu. Tentu saja hal itu membuat keduanya sibuk mencari. “Bagaimana tidak bingung, emas 20 gram itu maskawin pernikahan kami. Kerugian ditaksir Rp 21 juta,” cetus Maemunah yang baru saja dinikahi Ahsanu pada 15 Januari 2013 lalu itu.   

Akhirnya ia memutuskan kembali ke tempat cuci mobil “Bright Wash” untuk menanyakan perihal dompet yang hilang tersebut. “Saya yakin, hilangnya dompet itu di tempat cuci mobil itu sebab kami tidak pergi ke mana-mana. Sebelum sampai di tempat cuci mobil, dompet itu juga masih ada,” imbuh Ahsanu. 

Ahsanu menjelaskan, pihaknya sebagai korban kecewa karena pengaduannya soal hilangnya dompet itu tidak segera mendapat respon dari pihak cuci mobil. “Bahkan kami sudah datang empat kali untuk menanyakan. Setidaknya mereka mau merespon aduan kami untuk berusaha mencarinya. Terakhir, saya bertemu managernya, M Awaludin. Dia hanya janji, nanti karyawannya akan diinterogasi satu satu. Dia bilang nanti akan menghubungi saya, tapi saya tunggu-tunggu juga tidak ada kabar,” ungkap pria yang bekerja sebagai office engineer pelayaran itu. 

Manager “Bright Wash” M Awaluddin saat dikonfirmasi wartawan membantah. Ia bersikeras idak ada pencurian di tempat cuci mobil Bright Wash”.

“Tidak bisa dipastikan apakah barang tersebut tertinggal di tempat cuci mobil atau tempat lain. Kami siap membantu jika ada keluhan konsumen. Kami sudah melakukan investigasi dari hati ke hati. Semua karyawan tidak tahu menahu. Jika ada karyawan yang terbukti mencuri, kami siap memberi sanksi,” katanya. (abm/rif)



Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]