Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Dampak Proyek Drainase, Banyak Jalan Jadi Rusak


Sejumlah pengendara melintas di Jl Pemuda, tepatnya depan Hotel Metro yang rusak, Rabu (9/1). Proyek pembangunan drainase untuk mengantisipasi banjir di kawasan tersebut menyisakan kerusakan jalan. HARSEM/SM/MAULANA M FAHMI





RUSAKNYA beberapa infrastruktur jalan akibat proyek pembangunan drainase di Kota Semarang banyak dikeluhkan masyarakat. Apalagi dalam proses perbaikan kembali, kualitasnya tak sesuai dengan kondisi semula. Bahkan di beberapa titik, seperti di Kampungkali, Kawasan Johar, Jl Kimangunsarkoro, dan sekitar Piere Tendean, lubang-lubang jalan yang sudah ditambal aspal kembali rusak. Aspal yang semula menutup lubang-lubang bekas galian, terkelupas dan akibatnya membahayakan bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur-jalur tersebut.

Ahmad Muhaimin (45), warga Peterongan yang kebetulan melintas di Jl Kimangunsarkoro, Rabu (9/1) mengeluhkan dengan adanya kerusakan jalan sisa pembangunan proyek drainase. Dirinya sangat berharap, lubang-lubang bekas galian yang ada di jalan, bisa ditutup seperti semula dengan kualitas sama baik dengan kondisi semula.

"Memang sudah ada upaya melakukan penambalan. Tapi aspalnya mengelupas lagi, dan itu malah membahayakan pengendara sepeda motor. Karena saat hujan, jalan menjadi licin karena ada material aspal yang berserakan di jalan," katanya.

Iswar A, Kepala Dinas Binamarga Kota ketika dimintai keterangan terkait hal ini mengatakan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Dinas PSDA-ESDM terkait pemulihan kondisi jalan bekas galian. Karena sesuai dengan prosedurnya, hal itu menjadi tanggung jawab Dinas PSDA-ESDM selaku instansi yang mengerjakan proyek drainase. "Kami akan segera koordinasi untuk membicarakan masalah ini," katanya singkat.

Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas PSDA dan ESDM Kota Semarang Agus Riyanto mengatakan, pihaknya akan memperbaiki kondisi jalan yang rusak akibat pembangunan. Proses finishing proyek pembangunan drainase, memang mencakup pengembalian kondisi infrasteruktur di wilayah tersebut.
"Kontraktor yang mengerjakan proyek juga bertanggung jawab mengembalikan infrastruktur di sekitar seperti semula. Hal ini bisa dikerjakan di masa pemeliharaan. Kami akan instruksikan kepada kontraktor untuk segera memperbaikinya," kata dia.

Terpisah, salah satu kontraktor yang enggan dikorankan namanya mengaku bersedia untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur jalan rusak akibat dampak dari pekerjaan yang jadi tanggung jawabnya. "Nanti kami akan perbaiki di masa pemeliharaan. Kendalanya, saat ini curah hujan masih cukup tinggi. Jika diaspal sekarang, akan mengelupas kembali," tandasnya. (H71,H35/SMNetwork/sae)

Titik-titik Kerusakan Jalan Dampak Proyek Drainase
-Kawasan Kampungkali hingga Jalan Kartini.
-Kawasan Johar (Bubaan, Agus Salim, depan Pasar Johar, dan di sekitar kawasan Johar).
-Jl Kimangunsarkoro hingga perempatan RRI.
-Sekitar Jalan Piere Tendean hingga simpang empat depan PLN Pemuda.

Sejumlah pengendara melintas di Jl Pemuda, tepatnya depan Hotel Metro yang rusak, Rabu (9/1). Proyek pembangunan drainase untuk mengantisipasi banjir di kawasan tersebut menyisakan kerusakan jalan.

a
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]