Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

JLS Salib Putih Kembali Telan Korban (Tronton Hantam Colt, Tiga Tergencet)

Insiden kecelakaan truk tronton dengan colt menimbulkan kecelakaan panjang (HARSEM/DOK).
SALATIGA-Kecelakaan lalu lintas terjadi di perempatan Kumpulrejo, atau perempatan Salib Putih menuju ke Kopeng. Akibat rem blong, truk bermuatan 14 ton telur yang melaju dari arah Tingkir, menghantam Mitsubishi Colt L300 pickup, lalu terguling.

Penyelamatan berlangsung dramatis. Karena tiga penumpang L300 H 1894 MC bukan hanya terjepit di dalam kabin mobilnya sendiri, namun juga tergencet badan truk bernomor polisi AG 9454 UK. Kondisi mobil L300 sendiri sudah tidak berbentuk dengan kerusakan yang sangat parah.

Tiga penumpang colt terjepit yaitu, Joni (30, sopir), warga Gajian, Jetak, Getasan, Kabupaten Semarang, Sukimin (58), Magersari RT 1 RW 2, Sumogawe, Getasan, dan Sahuri (45), Krandu, Cepogo, Boyolali.

Karena kondisi yang sangat parah, semula mereka diduga tewas. Meski terjepit dan mengalami luka serius mereka selamat.

Evakuasi baru dapat dilakukan setelah truk yang menghimpit badan ketiganya ditarik menggunakan mobil derek dan sebuah truk lagi.

Setelah itu mobil derek ganti menarik bangkai mobil L300 yang menghimpit ketiga korban. Karena lokasi kecelakaan persis di sisi perempatan, kemacetan panjang dari arah Kopeng pun tidak bisa dihindarkan.

Sahuri mengalami luka di kaki dengan gigi rampal. Sementara Sukimin dan Jono dibawa ke RSUD Salatiga dengan kaki kiri patah dan sejumlah luka-luka lainnya termasuk di kepala.

Setelah mobil pickup ditarik, beredar kabar masih ada sepeda motor lainnya yang berada di bawah mobil dan timbunan telur. Warga pun kemudian memastikan kemungkinan terburuk tersebut, dengan mengeruk timbunan telur hingga akhirnya dipastikan tidak ada korban lain.

Kecelakaan bermula ketika truk yang dikendarai Supriono, warga Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, meluncur dari arah Tingkir. Supriono ditemani satu kernet. Truk bermuatan telur itu berangkat dari Blitar hendak menuju Jakarta.

Dari arah timur, truk melaju dengan gigi tiga. Di turunan sebelum perempatan, Supriono menyadari rem truknya tidak berfingsi.

Padahal di depannya, banyak motor dan mobil yang berhenti di lampu merah. Karena itulah dia kemudian membanting setir ke kiri ke arah Kopeng dan hendak menabrakkan truk ke tebing.

Saat itulah mobil L300 dan sebuah sepeda motor melaju pelan dari arah Kopeng karena lampu menyala merah. Sopir truk berteriak-teriak, namun hanya motor yang selamat, sementara pickup dihantam dengan keras, tergencet tebing jalan dan truk yang terguling. Setelah kecelakaan Supriono dan kernetnya dapat merangkak keluar.

''Kalau saya terus akan nabrak banyak mobil dan motor, makanya saya putuskan banting setir ke kiri, dan kejadiannya seperti ini,'' kata Supriyono sesaat setelah kecelakaan.

Usai kejadian, warga Salib Putih maupun Bendosari terlihat berebut telur ayam yang masih utuh. “Untuk mengetahui kronologi kejadiannya, sopir dan kernet truk tronton telur kami amankan di kantor Satlantas Polres Salatiga,” tandas Iptu Robin Pattuju di lokasi kejadian. (J21,H32-SM Network, hes/nji)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]