Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Jutaan Pekerja Belum Miliki Sertifikasi

Gubernur Bibit Waluyo (kanan) menerima plakat dari Ketua BKSP Jateng Hertoto Basuki, kemarin.
HARSEM/DOK
UNGARAN-Gubernur Bibit Waluyo meminta masyarakat siap menghadapi Asean Economic Community (AEC) 2015.  "Kalau kualitas barang dan manusianya tidak bagus yo ora payu," tandas Bibit, usai membuka Gathering Asesor Kompetensi dan Seminar Peningkatan Kompetensi SDM Jawa Tengah Menyongsong AEC 2015 di Balemong Resort and Convention, Ungaran, Selasa (29/1).

Ditanya seberapa siap, dia menyebutkan sejak Pemprov mencanangkan provinsi vokasi. Gubernur menargetkan komposisi lulusan pada 2013 adalah 70 persen SMK dan 30 persen SMA.

"80 persen lulusan SMK langsung terserap kerja, sisanya bekerja swakarya atau mandiri. Artinya, provinsi vokasi dengan intensifikasi sekolah kejuruan telah memberikan nilai tambah sangat baik," tuturnya.

Contoh kecil, lanjut Gubernur, lulusan SMK dan sarjana diharapkan menyumbangkan teknologi tepat guna di masyarakat. Meski kecil, peran tersebut sangat dibutuhkan untuk mewujudkan ‘satu desa satu produk’.

"Jika terwujud, luar biasa. Apalagi bila didampingi tenaga berkompeten, modal, dan pasar," kata Gubernur.

Terpisah, anggota Komisi Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Sugiyanto menyatakan, tenaga kerja Indonesia yang bersertifikasi BNSP masih sangat kecil. Kurang dari 0,1 persen dari total 112,56 juta orang.

"Yang sudah bersertifikat kompetensi BNSP kurang dari 3 juta orang. Kami terus mengkondisikan SDM kita setara dengan kualifikasi negara lain di Asean," tegasnya.

Karena keterbataan anggota BNSP, pihaknya memberikan lisensi kepada lembaga sertifikasi profesi (LSP) sesuai bidang keahlian. Saat ini sudah ada 102 lembaga dan 2014 mendatang BNSP menargetkan 500 LSP.

Ketua Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jawa Tengah, Hertoto Basuki mengatakan, Jawa Tengah mempunyai 12 bidang yang sangat lemah. Di antaranya, bidang logistik termasuk ekspor-impor, pariwisata, dan kesehatan.

"Kelemahan ini membuat saya prihatin karena 12 poin tersebut mempunyai kouta sangat besar," katanya. (H86-SM Network/nji)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]