Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Lahan Kacang Hijau Demak Terluas se-Asia Tenggara

Lahan kacang hijau di wilayah Demak (HARSEM/DOK)
DEMAK-Lahan kacang hijau di wilayah Kabupaten Demak diklaim terluas se-Asia Tenggara. Potensi ini membawa nama Demak harum di negara lain, karena berhasil mengekspor kacang hijau. Komoditas kacang hijau merupakan pangan yang kaya akan vitamin. Tak sedikit masyarakat mengkonsumsinya untuk memenuhi kebutuhan gizi, sehingga pasaran kacang hijau cukup bagus. Kondisi harga komoditas yang stabil mendorong warga Demak mencoba bercocok tanam kacang hijau di masa tanam (MT) III.

Ternyata struktur kesuburan tanah di Demak sangat cocok untuk pola tanam kacang hijau, dari hal tersebut Dinas Pertanian (Dipertan) berupaya mendorong peningkatan produktifitas kacang hijau, ketika pola tanam masuk jadwal tanam palawija.

Melalui program sosialisasi, bantuan benih dan pupuk kepada kelompok tani sampai alih tehnologi dilakukan oleh Dipertan untuk memacu petani bergairah menanam kacang hijau. Kepala Dipertan H Wibowo melalui Kabid Tanaman Pangan Wiwin Edi Widodo mengakui, komoditas kacang hijau cukup menjanjikan, sayangnya tidak semua areal pertanian Demak bisa ditanami kacang hijau.

“Kacang hijau Demak banyak diminati konsumen, karena bisa tahan lama, lebih kering dan rasanya pulen setelah dimasak,” kata Wiwin. Hal itu membuat masyarakat memburu kacang hijau di Demak untuk diekspor, bahkan belum dipanen tanaman ini sudah ditebas dulu oleh pembeli.

Dari data Dipertan, tahun 2012 areal yang digunakan untuk produksi kacang hijau mencapai seluas 24.000 hektar. Karena sebagian petani ada yang belum menyadari menanam kacang hijau sangat menguntungkan, maka areal tanam berkurang menjadi 23.627 hektar, dengan produksi rata-rata 1,3 ton per-hektar.

Namun jumlah produktifitas ini justru membawa Kabupaten Demak menjadi daerah penyangga produksi kacang hijau terbesar se Jateng, atau sekitar 25 persen dari hasil produksi kacang hijau di seluruh wilayah Jateng.

Selanjutnya Dipertan akan menggunakan anggaran tahun 2013, untuk memberikan bantuan benih kacang hijau, 20 kg per hektar. Diharapkan komoditas kacang hijau di Demak lebih bergairah.Tapi dibalik potensi ini, masih muncul persoalan, selain belum adanya pabrik di Demak yang mengolah kacang hijau, pada musim tanam masih banyak lahan produktif yang tak dimanfaatkan untuk menanam kacang hijau.

Tidak sedikit sawah bero atau tidak diurus, jumlah lahan tersebut mencapai ribuan hektar. “Sering muncul di areal lahan sawah yang luas, hanya ada beberapa petak sawah yang ditanami, selebihnya dibiarkan ditumbuhi rumput-rumput sisa batang padi yang mengering. Masih ada petani membiarkan sawahnya menjadi bero, mereka berpikiran tanam kacang hijau hanya balik modal saja, bila hasilnya jelek bisa rugi,” ungkapnya. (swi/tab)


Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

1 comment :

  1. Hallo petani kacang hijau Demak. saya baru temukan inovasi alat tanam kajang hijau otomatis, tanam kacang hijau dorong saja selesao. Lahan 25 000 hektar di Demak ditanamai kacang hijau atau kedele sebaiknya ada Indistri Kecil utk bikin alat pertanian TTG, Hib. saya 081319641781. Wass. / asn.

    ReplyDelete

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]