Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Hari Pertama Proyek, Pertigaan Bawen Macet

Pekerja PT Adhi Karya (Persero) Tbk melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi proyek, Senin (4/2).
 HARSEM/SM NETWORK
UNGARAN-Hari pertama penutupan satu lajur terluar pada KM 33.950 ruas Bawen-Semarang membuat arus kendaraan tersendat. Penutupan dilakukan untuk keperluan pengecoran jalan sejauh dua kilometer.

Sejak ditutup, Senin (4/2) sekitar pukul 10.30, sejumlah pekerja dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk divisi Konstruksi IV terus memantau situasi dibantu anggota Satlantas Polres Semarang.

Meski tersendat beberapa saat, tetap saja ada pengguna jalan yang mengeluhkan hal tersebut. Salim (37), sopir truk kanvas saat ditemui di lokasi mengungkapkan, dirinya sempat bingung memilih lajur saat hendak menuju Semarang dari Yogyakarta. Menurut dia ketersendatan arus terjadi karena tidak sebandingnya jumlah petugas dengan intensitas kendaraan yang melintas.

"Khusus di pertigaan Bawen perlu diterapkan aturan baru selama proyek berlangsung. Jika diperlukan ada petugas khusus yang mengatur di sana agar pengguna jalan tidak bingung dan membuat macet," katanya.

Senada dengan Salim, Indri Hapsari (32) warga Kelurahan Bawen menuturkan, dia merasa kesulitan bila hendak menyebrang jalan untuk beraktivitas sehari-hari.

"Warga kesulitan ketika hendak menyebrang, terlebih pada jam sibuk. Kami berharap pihak terkait memikirkan akses jalan demi keselamatan bersama," tutur Indri.

Tunggu Kering
Ditemui terpisah, Project Production Manager PT Adhi Karya, Parjito menjelaskan, untuk menghindari penumpukan arus kendaraan di pertigaan Bawen pihaknya memberlakukan sistem satu lajur proyek dan tiga lajur untuk laju kendaraan.

"Tiga lajur tetap bisa dilalui, namun bila terjadi kemacetan kami akan memberlakukan dua-satu (dua lajur prioritas dan satu lajur minoritas, red)," jelasnya.

Terkait target, dia menandaskan pekerjaan akan dilakukan siang malam hingga 30 hari ke depan. Mengingat ketika rigid pavement belum kering, titik tersebut tidak bisa dilalui semua jenis kendaraan.

"Kalau rigid sudah bekerja, dapat dipastikan ada penutupan satu lajur. Karena lajur pekerjaan tidak bisa dilalui sementara menunggu kering. Sementara pekerjaan pengecoran tetap dilakukan malam hari atau melihat kepadatan arus lalu lintas," tandas Parjito. (H86-SM Network, hes/nji)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]