Berita

[Berita][bleft]

Artikel

[Ekonomi][twocolumns]

Tinggi, Kejanggalan Coklit

Teguh Purnomo (HARSEM/DOK)
SEMARANG- Lima hari menjelang berakhirnya masa pencocokan dan penelitian (coklit) oleh petugas petugas pemutahiran data pemilih (PPDP) di seluruh wilayah Jateng, Bawaslu menginventarisir adanya 41.941 temuan kejanggalan terkait proses coklit yang dilakukan jajaran KPU Jateng. Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga dan Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo, dalam rilisnya belum lama ini.

Ia memaparkan beberapa temuan itu di antaranya ada 1.199 PPDP yang belum mendatangi rumah-rumah saat melakukan coklit. Selain itu, ada juga yang belum dihapus dari daftar pemilih karena telah meninggal dunia sebanyak 12.684, pindah alamat 9.902, pemilih ganda 14.568, sakit jiwa 353, anggota TNI/ Polri 122 dan usia di bawah 17 tahun sebanyak 487 orang.

Terkait dengan belum didatanginya kepala keluarga oleh petuugas PPDP itu, Bawaslu Jateng berharap KPU Jateng, KPU kabupaten/ kota, panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) untuk terus memacu dan mengingatkan PPDP atas tupoksinya tersebut. Ia mengatakan data tersebut masih dinamis dan terus berjalan karena proses coklit akan berakhir pada 4 Februari 2013.

Ia juga menyampaikan, terkait munculnya nama sembilan mahluk halus yakni Gundul Pecengis, Setan Kredit, Pocong, Kolor Ijo, Vampir, Suster Ngesot, Tuyul, Dhemit, Kuntilanak di Form Model A1-KWK KPU dalam data pemilih Pilgub Jateng 2013 yang ditetapkan di Kota Semarang pada 21 Desember 2012 oleh KPU Jateng sangat disayangkan oleh Bawaslu.

“Jajaran kami akan memeriksa klarifikasi para pihak yang kemungkinan terkait dengan masalah itu. Secara teknis, permasalahan itu memang gampang penyelesaiannnya karena PPDP atau PPS tingggal mencoret nama tersebut. Namun, yang disayangkan adalah adanya dugaan kesengajaan memasukkan nama-nama tersebut dan maksud tujuannya untuk apa,” tegasnya.

Ditegaskannya pula, “Bawaslu akan menelusuri sampai tuntas dan akan memberikan rekomendasi pemberian sanksi bagi yang terlibat.”

Mr X
Sementara itu, Bawaslu Jateng juga menerima laporan dari Panwaslu Kabupaten Sragen bahwa ada ratusan nama yang berinisial Mr X masuk dalam bahan daftar pemilih sementara (DPS). Menindaklanjuti laporan tersebut, Bawaslu Jateng telah menginstruksikan untuk mencari tahu lebih detil permasalahan itu di Sragen dan jika memang diperlukan, Panwaslu Kabupaten Sragen juga dapat mengundang klarifikasi Bupati Sragen atas temuan tersebut.

“DP4 atau bahan DPS adalah kerjaan pemerintah, maka dengan carut marutnya hal itu, personel mereka juga harus bertangggungjawab. Dan, tidak hanya melimpahkan semua kesalahan ke KPU Jateng beserta jajarannya, kecuali jika mutarlih (Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih) itu tahapannya sudah pengumuman DPS dan tanggapan masyarakat,” tandasnya. (ano/tab)
Post A Comment
  • Blogger Comment using Blogger
  • Facebook Comment using Facebook
  • Disqus Comment using Disqus

No comments :

Silahkan tulis komentar, saran dan kritik anda di bawah ini!
Terima kasih atas kunjungannya, semoga silaturrahim ini membawa berkah dan manfaat untuk kita semua, dan semoga harsem makin maju dan sukses selalu. amin.


Desakundi

[Desakundi][threecolumns]

Pendidikan

[Pendidikan][list]

Ekonomi

[Ekonomi][grids]

Politik

[Politik][bsummary]

Oase

[Oase][threecolumns]